Batara Pos

Batara Pos
Anggota DPR RI Reses Di Wotu, Sentil Mama Mudah

Diposkan oleh On 11/14/2018 11:47:00 AM with No comments



Luwu Timur, batarapos.com - drg Andi Fauziah Pujiwatie Hatta, anggota komisi IX DPR RI, kembali melakukan reses atau kunjungan kerja. Kali ini, Putri mantan Bupati Luwu Timur ini, memilih Desa Kanawatu, Kecamatan Wotu. 

Di hadapan ratusan warga, Andi Fauziah menyentil mama-mama mudah yang tidak mau repot mengurus anak-anaknya. "Sekarang cenderung mengkonsumsi makanan instan, tidak mau repot memasak. Dari sekarang ayo biasakan konsumsi masakan rumahan," kata Andi Fauziah Pujiwati Hatta, Rabu (14/11/18).

Dia menambahkan, pengendalian demam berdarah dan malaria, dapat dicegah dengan perilaku hidup sehat dan melakukan pemberantasan sarang nyamuk. Selain itu, Andi Fauziah juga berharap, semua masyarakat Luwu Timur, khususnya di Kecamatan Wotu, sudah terdaftar sebagai peserta BPJS.

"Kalau ada yang belum mendapatkan Kartu KIS, silakan laporkan ke saya," ujarnya.

Andi Fauziah Pujiwatie Hatta, reses di Wotu dengan mensosialisasikan pengendalian penyakit menular melalui gigitan nyamuk. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr April dan perwakilan dari Kementrian Kesehatan. (Tim) 
Paparkan Program Strategis, Wabup Irwan Target Penghargaan APE Tingkat Mentor Dari Kementrian PPPA

Diposkan oleh On 11/14/2018 10:27:00 AM with No comments


Makassar, Batarapos.com
Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachry Syam, memimpin Tim Kolaborasi OPD Lingkup Pemkab Luwu Timur saat pemaparan Pengarustamaan Gender dan Perlindungan Anak Kabupaten Luwu Timur, di Aula Bappeda Provinsi Sulsel, Selasa (13/11/18).

Pemerintah Daerah Luwu Timur melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) menargetkan Kabupaten Luwu Timur mendapat penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya  (APE) tingkat Mentor dan Kota Layak Anak tingkat Utama tahun 2018 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI.


Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachry Syam yang didampingi tim mengatakan, pihaknya saat ini telah berkomitmen untuk memperjuangkan dan lebih memperhatikan isu-isu strategis terkait anak dan perempuan.

“Kami sudah melakukan upaya dengan membuat berbagai kebijakan dan menyusun Program Strategis. Dan target kami, bisa mendapat pengakuan kinerja dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, dengan Anugrah Parahita Ekapraya (APE),” kata Irwan.


Beberapa diantaranya, lanjut Irwan, seperti Program Pendukung peningkatan kualitas SDM meliputi Bantuan Beasiswa Bagi Mahasiswa Berprestasi dan Kurang Mampu, menciptakan program Perpustakaan ramah anak, penyediaan seragam sekolah tingkat SD dan SLTP, membuat Desa dasar gender, Musrembang Anak dan lainnya.

APE merupakan penghargaan bergengsi sebagai apresiasi bagi Kementerian/Lembaga, Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota yang antusias mendokumentasikan dan menyampaikan informasi secara online terkait upayanya dan hasil yang telah dilakukan dalam pelaksanaan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Irwan bahkan optimis kalau Dinas Sosial dan P3A Luwu Timur bisa memperoleh hasil yang maksimal dan meraih target yang telah ditetapkan.

“Semua program yang kami kerjakan merupakan sinergi dan Kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sehingga sinergitas antarlembaga tadi menghasilkan perpaduan Program Strategis yang terbaik dalam kesetaraan gender," harap Irwan.

Turut hadir mendampingi, Kepala Dinas Sosial & P3A, Drs. Sukarti, Kepala Bapelitbangda, Abriansyah, Kepala BPKD, Ramadhan Pirade serta sejumlah Pejabat lingkup Pemkab Luwu Timur. (hms/ikp/kominfo)


Husler Minta Pramuka Siapkan Bekal Hadapi Bonus Demografi

Diposkan oleh On 11/14/2018 08:59:00 AM with No comments


Malili, Batarapos.com
Ribuan peserta kemah lomba Pramuka Penegak dan Penggalang (Kelopak Galang) mengikuti malam Kebhinekaan atau malam keakraban. Kegiatan malam keakraban itu diisi dengan pembakaran api unggun oleh Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, di Halaman Gedung Olahraga (GOR) Malili, Selasa (13/11/18).

Dihadapan peserta kemah lomba, Husler mengingatkan akan tantangan bonus demografi. Dikatakannya, mulai tahun 2020, Indonesia akan memasuki fase bonus demografi dan puncaknya akan terjadi sekitar tahun 2030 hingga 2035. Itu artinya, jumlah penduduk usia produktif (15-64 tahun) lebih besar dibandingkan dengan usia non produktif.


Menurutnya, bonus demografi akan berdampak positif, jika dimanfaatkan secara optimal, akan memacu pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan bangsa.

"Pramuka sebagai generasi muda saat ini harus bisa memanfaatkan bonus demografi kedepan dengan memaksimalkan potensi, kreativitas, dan kemampuan untuk menjadi generasi unggul yang memiliki daya saing," kata Husler.


"Selain itu, Pramuka juga harus membekali diri sejak dini dengan keterampilan yang memadai, serta mampu berkarya guna meningkatkan kualitas dirinya, keluarga dan masyarakat," tambahnya.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengajak pramuka untuk terus belajar dan memacu kreativitas sehingga siap mengambil peran dalam menghadapi bonus demografi. Apalagi, kata Husler, tantangan kedepan sangatlah berat karena zaman sudah beradaptasi dengan kecepatan informasi dan teknologi.


"Internet sudah ada digenggaman. Bisa bermanfaat positif namun bisa juga negatif. Olehnya itu, saya mengajak agar manfaatkan internet untuk hal positif yang bisa meningkatkan wawasan dan pengetahuan," ungkapnya.

Terakhir, Husler mengingatkan agar pramuka menjadi garda terdepan untuk menjauhi perilaku negatif remaja, seperti mengkonsumsi Narkoba, minuman keras, hingga sex bebas. Menurutnya, pramuka harus menjadi teladan dan panutan di sekolahnya masing-masing. (hms/ikp/kominfo)


Hadiri HUT KTM Mahalona Raya Yang Ke 3, Husler Serahkan 1 Unit Mobil Ambulance

Diposkan oleh On 11/14/2018 08:24:00 AM with No comments


Towuti, Batarapos.com
Kota Mandiri Terpadu (KTM) Mahalona Raya merayakan hari ulang tahunnya ke-3 yang jatuh pada tanggal 9 November, namun baru dirayakan hari ini yang dipusatkan di Halaman Kantor Desa Kalosi, Kecamatan Towuti dan di Hadiri Langsung Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler di dampingi Ketua TP PKK Kabupaten Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, Selasa (13/11/18).

Peringatan Hari Jadi ke-3 Mahalona Raya dipusatkan di Desa Kalosi mengangkat Tema "Dengan Peringatan Hari Jadi Mahalona Raya ke-3 Mampu Mengelola Potensi Desa dan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Luwu Timur Terkemuka 2021". Wilayah Mahalona Raya Kecamatan Towuti yang mencakup Desa Tole, Mahalona, Libukan Mandiri, Kalosi dan Desa Buangin.


Acara ini turut di hadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur, H. Amran Syam, Perwira Penghubung 1403 Sawerigading, Suparman, Kapolsek Towuti, Ely Kendek, jajaran Pimpinan OPD Pemkab Lutim, Camat Towuti, Alimuddin Nasir dan Seluruh Kepala Desa se-Mahalona Raya.


Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler mengatakan bahwa, secara umum pembangunan wilayah Mahalona Raya terus berkembang sejalan dengan masuknya wilayah ini sebagai kawasan prioritas nasional. Karena ada banyak manfaat yang diperoleh Desa yang masuk kawasan prioritas nasional, termasuk beberapa Kementerian akan menggelontorkan bantuan anggarannya.

Thorig Husler mengatakan, salah satu kendala Pembangunan Infrastruktur di Wilayah Kabupaten Luwu Timur disebabkan karena ada sebagian wilayah masuk dalam kawasan hutan. Secara umum Pemerintah Kabupaten Luwu Timur telah mengusulkan kurang lebih 79.932 hektar untuk dilepaskan. Jika dirinci total terbagi dua yakni, Perubahan status kawasan hutan menjadi non kawasan hutan (APL) Seluas 47.052 hektar sementara untuk perubahan fungsi kawasan hutan seluas 32.880 hektar.


"Namun yang patut disyukuri bahwa, sebagian besar wilayah Mahalona Raya ini sudah termasuk non kawasan hutan atau APL sehingga bisa berkembang dan mendapat porsi untuk pembangunan infrastruktur, apalagi wilayah Mahalona Raya ini juga masuk sebagai salah satu kawasan perdesaan prioritas nasional atau KPPN," ujar Husler.

Rencana untuk kegiatan Tahun 2019 di Mahalona Raya terdiri dari KPPN terdiri infrastruktur jalan ruas Libukang mandiri sebesar Rp. 12,4 M. DAK Afirmesi sebesar Rp. 5,1 M. Tugas Pembantuan Transmigrasi (APBN) yakni, jembatan, jalan, Masjid, embung dengan total Rp. 10,6 M. DAK Perdagangan yakni pembangunan pasar sebesar Rp. 1,6 M. DAK PU. Pembangunan IPAL dan Septik individual 5 Desa sebesar Rp. 2,250 M. Dan pembagunan Bendung Desa Buangin Rp. 700 Juta, Pembangunan bendung Desa Tole Rp. 600 Juta dari APBD Dinas PU.


Terkait infrastruktur jalan, kata Husler, untuk tahun depan, akan dilanjutkan kembali pembangunan ruas jalan beton Pekaloa Mahalona yang tersisah 6 KM.

"Intinya, jika masyarakat terus bersyukur dan menjaga kebersamaan, Pemerintah bisa terus fokus membangun wilayah ini,” tutup Husler.


Dalam acara syukuran itu, Husler menyerahkan 1 unit mobil Ambulance untuk PKM Mahalona, Penyerahan Buku Perpustakaan Desa dan Peresmian Perpustakaan Desa serta Penanaman Pohon Penghijauan. (hms/ikp/kominfo)

Reses di Parumpanai, Andi Fauziah Ajak Masyarakat Jadi Bangsa Besar

Diposkan oleh On 11/13/2018 08:29:00 PM with No comments



Luwu Timur, batarapos.com- Andi Fauziah Pujiwatie Hatta, anggota komisi IX, DPR RI, mengajak masyarakat Desa Parumpanai, Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Selasa (13/11/18), untuk menjadi bangsa yang besar, caranya dengan mengatur angka kelahiran anak atau mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.

"Kita juga bisa seperti bangsa-bangsa besar di luar sana. Kita atur pertumbuhan penduduk, lahirkan anak-anak yang berkualitas," kata Andi Fauziah, saat melakukan reses di Desa Parumpanai.

Tingginya laju peetumbuhan penduduk di Indonesia, menjadi salah satu penyebab banyaknya pengangguran dan rendahnya kualitas pendidikan. Nah, melalui program Keluarga Berencana (KB) Pemerintah mengajak masyarakat untuk mengurangi dan mengatur angka kelahiran.

"Anak-anak yang kita lahirkan, hidupnya harus lebih baik, nah pemerintah sudah punya program BKKBN, untuk mengatur pertumbuhan penduduk," ujarnya.

Adapun Ikhsan, Kepala sub Bidang Kerjasama Pendidikan, Kependudukan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, mengatkan, dampak dari lajunya pertumbuhan penduduk, sudah terasa di Kota-Kota besar, seperti Makassar. Sekarang Makassar sudah macet, itu akibat lajunya pertumbuhan penduduk. 

"KB mengajar kita membentuk keluarga yang bahagia dan sejahtera. Anak cukup dua, jangan terlalu rapat jadwal kelahiran," kata Ikhsan.

Andi Fauziah Pujiwatie Hatta, melakukan reses di Desa Parumpanai, mensosialisasikan program pengendalian penduduk, bersama mitra kerja Provinsi Sulawesi Selatan, yang turut dihadiri Ikhsan, Kasubid Kerjasama Pendidikan, Kependudukan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Rafiuddin Tahir, Kadis P2KB Luwu Timur serta tokoh masyarakat Desa Parumpanai.

Laporan : Tim
Editor : Astri
Jalan Poros Tawakua-Manurung Terancam Lumpuh

Diposkan oleh On 11/13/2018 06:05:00 PM with No comments



Malili, batarapos.com
Jalan penghubung Dari Desa Tawakua kecamatan Angkona ke Desa Manurung kecamatan Malili Luwu Timur Sulsel melalui poros dekat cabang Desa Lakawali terancam Lumpuh alias terputus.

Pasalnya jalan beton yang menghubungkan dua Desa itu (Manurung - Tawakua Red)  tepatnya tidak jauh dari lorong kume terdapat kaki plat duicker ambalas terkikis air, sementara plat beton yang panjangnya enam meter tidak memiliki kaki yang dapat menahan plat beton yang dilalui kendaraan setiap saat.

Mengetahui bakal ambruknya plat beton  itu, Anggota DPRD  Najamuddin beserta dinas PU-PR Luwu Timur langsung melakukan kunjungan ke Lokasi itu, melihat kondisi jalan penghubung Manurung- Tawakua yang bakal terputus.

Di lokasi itu anggota DPRD Dari Fraksi Golkar kepada wartawan menyatakan bahwa kondisi jalan ini diminta pemerintah daerah melalui Dinas PU-PR untuk segera mengambil langkah preventif sebelum jalan ini terputus.

"Ini tidak dapat dibiarkan, sebab ini akses jalan utama yang dilalui masyarakat setiap hari mengangkut hasil perkebunannya termasuk kegiatan lainnya" harap Najamuddin.

Dilokasi yang sama Iksan ST. Dari bidang bina marga dinas PU - PR kepada awak media mengatakan bahwa pihaknya telah mengusulkan anggaran perbaikan melalui anggaran perubahan tahun ini 

"Insya Allah pihak PU-PR Luwu timur akan segara menangani plat duicker sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih patal, hanya saja jika jalan ini diperbaiki maka kita alihkan sementara jalan menuju Tawakua yaitu melewati Desa Tarabbi ataupun dapat melalui desa Solo" Tutur Iksan pada sejumlah Wartawan.

Laporan : HS
Editor : Astri
Masyarakat Bonto Loe Datangi Kantor Lurah Balang, Ini Yang Dipertanyakan

Diposkan oleh On 11/13/2018 03:22:00 PM with No comments


Jeneponto, Batarapos.com 
Puluhan masyarakat Lingkungan Bonto Loe mendatangi Kantor Lurah Balang, Kecamatan Binamu, Selasa (13/11/18) sekitar pukul 10.00 Wita. Dan diamankan oleh Kantibmas, Babinsa serta beberapa anggota Polsek setempat.

Dimana saat dikonfirmasi, salah satu masyarakat menjelaskan terkait kunjungannya, dikarenakan diberhentikannya kepala lingkungan lama bernama Battik dan terdapat kepala lingkungan baru bernama Agus. “kami masyarakat tidak terima, karena kami masih suka dan senang dengan pemerintahann Battik selama ini, dan kalau memang ada pergantian seharusnya ada pemberitahuan sebelumnya dan harus ada pemilihan,” ungkapnya.

Sementara salah satu masyarakat lainnya menambahkan, “semenjak adanya pergantian kepala lingkungan baru, pembagian Rastra menjadi tidak merata dan tersendat di Lingkungan Bonto Loe. Dan anehnya lagi, ada puluhan masyarakat lain yang bukan warga Lurah Balang di Kantor Lurah menunggu kedatangan kami,” tambahnya.


Saat dikonfirmasi, Lurah Balang Nasrawati SH mengungkapkan, “saya gantikan Lingkungan Batti karna dia membantah saat saya suruh melaksanakan salah satu kegiatan, sehingga saya memberhentikan dia. Setelah beberapa bulan saya berhentikan, saya mengangkat lagi kepala Lingkungan Bontoloe yang baru atas nama Agus, sehingga mungkin masyarakat tidak terima dan dia mendatangi saya di Kantor,” ungkapnya.

“Kalau  terkait beras rastra, saya tetap bagi sesuai yang ada namanya. Namun saya bagi di kantor Lurah karna saya ingin bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan dimana kedatangan masyarakat yang bukan warga saya di Kelurahan Balang itu, karna saya menelpon ke rumah bahwa ada masyarakat dari lingkungan Bontoloe datang, mungkin mereka dengar sehingga mereka pada datang karena mereka semua adalah pekerja lemari yang ada di rumah saya,” tutupnya. (Ridwan Tompo)

Terkuak..! Perdes Belum Di Sahkan, Pungutan Di Objek Wisata Uwelanti Pungli

Diposkan oleh On 11/13/2018 03:17:00 PM with No comments



Mangkutana, batarapos.com
Pasca menggelar aksi di halaman kantor Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, akhirnya perwakilan masyarakat yang orasi diterima dan dilakukan mediasi.

Lima belas orang perwakilan dari enam Dusun, diterima langsung oleh Kepala Desa Kasintuwu (Petrus Frans), yang di fasilitasi oleh Kapolsek Mangkutana (AKP. M. Idris), Kepala Kecamatan Mangkutana (Awaluddin Anwar), perwakilan Danramil Mangkutana.

Dalam mediasi tersebut terkuak pungutan wisata alam uwelanti adalah pungutan liar, dimana Perdes terkait pungutan tersebut belum di sahkan alias ilegal dan belum berbadan hukum.

Hal tersebut diakui Kepala Desa Kasintuwu (Petrus Frans) jika hal tersebut karena kelalaiannya dalam mengurus badan hukum perdes tersebut, ia meminta maaf atas kelalaian tersebut, yang menurutnya terjadi miskomunikasi antara pemenrintah daerah dan pemerintah Desa yang baru setahun lalu menerima rekomendasi dari pemda dalam hal ini sekretaris daerah, menurutnya, perdes tersebut telah di revisi terkait adanya perubahan atas retribusi angkutan kayu dan ternak, ia juga mengatakan kalau dalam waktu dekat ini akan merpungkan perdes tersebut.

"Saya hanya manusia biasa, saya akui ini kelalaian saya mengurus perdes terkait retribusi wisata alam uwelanti, ini juga terjadi miskomunikasi antara pemdes dan pemda, karena kami baru terima rekomendasi itu tahun 2017 lalu, dan belum membuatkan badan hukumnya, tapi dalam dekat ini kami akan selesaikan" tuturnya

Ditempat yang sama, Camat Mangkutana (Awaluddin Anwar) menghimbau kepala Desa agar tidak melakukan kegiatan pungutan sebelum perdes yang dimaksud legal dan berbadan hukum, karena menurutnya sejauh ini belum pernah ada penyampaian ke tingkat kecamatan terkait perdes tersebut.

"Saya minta pak Desa hentikan dulu aktivitas pungutan di wisata alam uwelanti sebelum perdesnya beres dan teregister dan berbadan hukum" ucapnya dihadapan perwakilan warga.

Diketahui pungutan tersebut berlangsung sejak tahun 2016 lalu hingga tahun 2018 ini, dimana pungutan terhadap kendaraan berpariasi, untuk roda empat dan enam (mobil) Rp.10.000,-/unit sementara untuk roda dua (motor) Rp.5.000,-/unit.

Laporan : HS
Editor : Astri
Diskominfo Gelar Ekspose Profil Kabupaten dan Kecamatan Tahun 2018

Diposkan oleh On 11/13/2018 01:19:00 PM with No comments


Malili, Batarapos.com
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar kegiatan Ekspose Penyusunan Profil Kabupaten dan Kecamatan, Kabupaten Luwu Timur Tahun 2018 serta Seminar Perkembangan Perekonomian Kabupaten Luwu Timur Tahun 2017 di Gedung Wanita Simpurusiang, Kecamatan Malili, Selasa (13/11/18).

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Luwu Timur, H. Bahri Suli ini dihadiri Para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala Bagian Sekretaris Daerah Kabupaten, Camat se-Kabupaten Luwu Timur, Kepala Desa, Kepala Kantor Instansi Vertikal Kabupaten Luwu Timur, serta Management PT. Vale Indonesia, Tbk.


Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Luwu Timur, Amran Aminuddin, S.STP. MAsianGov dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur melalui Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerjasama dalam bidang Penyediaan Data Statistik dan Pendampingan Penyusunan Data.

"Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini untuk menyajikan dan menyediakan informasi statistik mengenai keberadaan Kabupaten Luwu Timur dalam rangka meningkatkan pembangunan daerah, tersedianya data-data dan capaian pencatatan dari sumber-sumber yang dapat dipertanggungjawabkan dan kemudian dipresentasikan dalam bentuk media informasi yang efektif, proporsional, dan akuntabel, serta mendukung rumusan dan kebijakan pembangunan Kabupaten Luwu Timur," ungkap Amran.


Bupati Luwu Timur dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli menyampaikan terima kasih kepada Badan Pusat Statistik (BPS) yang telah berpartisipasi secara aktif dalam memberikan masukan terhadap penyediaan data Statistik Kabupaten Luwu Timur yang tertuang dalam profil Kabupaten dan Kecamatan.

Lanjut Bahri, ketersediaan data yang valid merupakan salah satu variable utama yang menentukan keberhasilan pembangunan, baik pada tahap perencanaan, proses maupun evaluasi pembangunan.

"Untuk mendukung pelaksanaan pembangunan yang terintegrasi dan terukur dalam mencapai kinerja Pemerintahan yang baik, maka diperlukan dukungan data dan aplikasi database dengan harapan akan tersedia sistem yang handal dalam pengelolaan data dan menjadi rujukan dalam pelaksanaan pembangunan khususnya di Kabupaten Luwu Timur," tutup Bahri.


aKegiatan yang digelar selama 2 hari (13-14 November 2018) ini, menghadirkan narasumber dari Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur, Drs. Abdul Halim, M.Si. (ikp/kominfo)


HKN Ke-54 : Puskesmas Kalaena Dinobatkan jadi Juara Puskesmas Berprestasi Tingkat Prov. Sulsel

Diposkan oleh On 11/13/2018 10:53:00 AM with No comments


Makassar, Batarapos.com
Kabupaten Luwu Timur Kembali dianugerahi sejumlah penghargaan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) pada Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (13/11/18).

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. Dr. HM. Nurdin Abdullah, M.Agr. kepada Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachry Syam ini, di saksikan oleh unsur Forkopimda Provinsi Sulsel dan sejumlah kepala daerah se-Provinsi Sulawesi Selatan.


Kabupaten Luwu Timur dinobatkan menerima penghargaan atas kepedulian Pemerintah Daerah dalam membina dan mengembangkan sektor Kesehatan di Kabupaten Luwu Timur.

Penghargaan yang diperoleh Kabupaten Luwu Timur yakni atas Pencapaian Cakupan Penduduk yang memiliki Jaminan Kesehatan (JKN/KIS) dan penghargaan khusus kepada kepala Puskesmas Kalaena Kabupaten Luwu Timur atas keberhasilan meraih Juara Pertama pada lomba Puskesmas berprestasi tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.


Atas penghargaan tersebut, Irwan Bachry Syam merasa bangga dan mengapresiasi kepada seluruh stackholder terkait. Penghargaan ini menunjukkan keseriusan dari Pemerintah Daerah Luwu Timur untuk mewujudkan Bumi Batara Guru menjadi Kabupaten sehat.

"Alhamdulillah, kita dapat beberapa penghargan di bidang kesehatan. Ini bukti nyata yang dipersembahkan kepada masyarakat Kabupaten Luwu Timur yang telah mengalami peningkatan pesat di Bidang Kesehatan," tutur Irwan.


Usai menerima penghargaan, Irwan menyampaikan bahwa, Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi, dalam hal ini Dinas Kesehatan dan instansi terkait telah bekerja dengan baik sehingga Luwu Timur bisa kembali meraih sejumlah penghargaan.

"Kedepan kita akan bekerja lebih baik lagi karena ini sudah kewajiban kita sebagai Pemerintah Daerah menjamin kesehatan masyarakat yang ada di Kabupaten Luwu Timur," tutupnya. (hms/ikp/kominfo)

Masyarakat Desa Kasintuwu Tuntut Kades Mundur Dari Jabatan

Diposkan oleh On 11/13/2018 10:30:00 AM with 1 comment



Mangkutana, Batarapos.com

Masyarakat Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur menggelar aksi demo tepat di halaman Kantor Desa Kasintuwu, Selasa (13/11/18).

Aksi Demo masyarakat menuntut agar Kepala Desa Kasintuwu (Petrus Frans) mundur dari jabatannya.

Dalam aksinya, salah satu orator (Pak Tato) mengungkapkan beberapa pelanggaran Kepala Desa yang menurutnya sudah tidak dapat lagi ditoleransi oleh masyarakat.

Diantaranya pungutan liar permandian Uwelanti yang tidak transparan kemana arah dana tersebut, pembangunan-pembangunan yang melibatkan masyarakat dalam hal gotong royong namun mendapat kucuran anggaran, dugaan korupsi tahun 2016 senilai 200-an juta, anggaran bedah rumah belum dibayarkan sementara anggaran tersebut telah habis, terkait pembalakan hutan di batas Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah yang diduga didalangi oleh Kepala Desa, dimana sang Kades membuka usaha somil kayu, pemberhentian sepihak kepala Dusun yang diumumkan melalui rumah ibadah, material pembangunan jembatan yang hilang diduga dijual oleh kades dan beberapa pelanggaran lainnya.

Hingga berita ini dikabarkan, proses orasi masih berlanjut yang diprediksi akan berlanjut hingga sore nanti, sementara Kepala Desa Kasintuwu (Petrus Frans) enggan menemui para pendemo.

Laporan : HS
Editor    : Astri

Hadiri Piodalan, Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan Setro Adat Khayangan 3

Diposkan oleh On 11/13/2018 08:21:00 AM with No comments


Tomoni Timur, Batarapos.com
Ratusan umat Hindu warga Desa Kertoraharjo, berbaur dengan Umat Hindu warga Desa Margomulyo, memadati Pura Dalem Khayangan 3, guna memperingati Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (Piodalan) ke-14, di Desa Kertoraharjo, Kecamatan Tomoni Timur, Senin (12/11/18).

Prosesi Piodalan yang rutin digelar setiap 6 bulan sekali ini dihadiri Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, Anggota DPRD Luwu Timur, I Made Sariana dan Suwandi, Camat Tomoni Timur, Nursang Oddang dan beserta pemangku adat Hindu lainnya.


Puncak Piodalan yang dipuput Ida Pandita Mpu Parama Ananda diisi dengan pementasan Tari Rejang Renteng dari ibu-ibu PHDI Desa Kertoraharjo yang diiringi dengan alunan tetabuhan dari Sekaa Gong.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, dalam kesempatan tersebut menyatakan rasa bangganya atas pelaksanaan upacara agama khususnya piodalan di tempat-tempat suci yang menunjukkan semangat krama penyungsung pura sebagai wujud bakti kehadapan Ida Sang Hyang Widhi.

Dalam melaksanakan hari ulang tahun ini, Husler mengatakan, selaku Bupati, dirinya berkomitmen untuk selalu mendukung dan membantu disetiap urusan keagamaan.

"Kegiatan/aktivitas yang berurusan dengan keagamaan, In Sha Allah Pemerintah selalu memberikan dukungan dan siap membantu sehingga masyarakat tidak lagi terbebani masalah biaya," tandasnya.


Pada perayaan piodalan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat khususnya umat Hindu secara bersama-sama memperkokoh harmoni, toleransi, dan persatuan di antara seluruh masyarakat dengan meningkatkan perannya untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan Luwu Timur.

Sementara itu, Ketua Adat Khayangan 3, I Wade Suad Nyana melaporkan bahwa, serangkaian HUT ini telah dilakukan sejak tanggal 09 November dengan melaksanakan berbagai kegiatan.

"Piodalan di Pura Dalem ini dirayakan setiap 6 bulan sekali, ini merupakan salah satu wujud bakti bentuk terima kasih kehadapan Ida Sang Hyang Widi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa dan memohon kesucian agar senantiasa memberkati dan melimpahkan anugerah-Nya bagi kehidupan manusia," tuturnya.

Melengkapi rangkaian kegiatan, Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler didampingi Ida Pandita Mpu Parama Ananda berkesempatan meletakkan batu pertama pembangunan Setro Adat Khayangan 3. (hms/ikp/kominfo)

Padat Karya Desa Lampenai Sukses Libatkan 50 Orang

Diposkan oleh On 11/12/2018 02:40:00 PM with No comments



Wotu, batarapos.com
      Kegiatan  Padat Karya Tunai (PKT) di Dusun Sumbernyiur, Desa Lampenai, Kecamatan Wotu, Luwu Timur Sukses libatkan lima puluh orang masyarakat, Senin (12/11/18).

Kegiatan Padat Karya tahun 2018 ini merupakan kegiatan perdana di Desa Lampenai, yang mana diprediksi hanya melibatkan sekitar tiga puluh orang ternyata melebihi prediksi.

Tampak antusias masyarakat berbekal sekup dan cangkul berbondong-bondong melakukan penggalian irigasi sepanjang dua ribu meter (2km).

“Alhamdulillah dan terima kasih atas antusias masyarakat mensukseskan kegiatan padat karya ini, yang diprediksi hanya 30-an orang ternyata mencapai 50 orang yang hadir” ucap Kepala Desa Lampenai (M. Zaenal Bachri).

Diketahui Kegiatan Padat Karya Tunai ini bersumber dari Dana Desa tahun 2018 sepanjang 2 kilo meter untuk penggalian irigasi tersier yang dimanfaatkan petani sebagai sumber air persawahan.

Pemerintah Desa Lampenai terus berupaya melakukan pemberdayaan terhadap masyarakat untuk membangun Desa melalui pemanfaatan Dana Desa.

Laporan : HS
Editor : Astri