Batara Pos

Batara Pos

Advertisement

HMI Cabang Palopo Gelar Aksi Kecaman Tindakan Represif dengan Tetrikal

Diposkan oleh On 5/25/2018 12:39:00 PM with No comments


Palopo, Batarapos, - Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Palopo Pagi ini menggelar Aksi Damai Jum'at 25-Mei 2018. Aksi itu untuk mengecam Tindakan Represif yang diduga dilakukan oleh Oknum Aparat Kepolisian pada kader HMI Cabang Jakarta pada 21-Mei 2018.

Alam Hidayat Saputra, selaku Korlap dalam Orasinya menyatakan "Tindakan represif yang dilakukan oleh aparat Kepolisian pada Kader HMI Jakarta adalah Perilaku yang tidak Manusiawi" ucapnya dengan Kesal.

Aksi tersebut diikuti oleh Puluhan Kader HMI yang menggunakan Konsep Tetrikal sebagai Demonstrasi Simbolis dengan Tema: "Jangan Bungkam Demokrasi".

Terlihat 4 Pemeran Drama Represif, dua diantaranya terlihat mengecat wajah berwarna Hijau dengan Identitas tergantung di leher bertulis "Mahasiswa".

Ketua Umum HMI Cabang Palopo Ibriansyah Irawan menuturkan "Aksi ini kami Gelar sebagai bentuk kecaman atas tindakan Represif dan juga Peringatan kepada Rezim agar tetap menjaga Stabilitas Demokrasi dan Hak Asasi Manusia," tuturnya.

Laporan : HS
Editor : Astri
Sepasang Pelajar SMP Akui Sudah Melakukan Hubungan Intim Berkali-Kali

Diposkan oleh On 5/25/2018 11:57:00 AM with No comments

Gambar Ilustrasi

Makassar, Batarapos, - Sepasang pelajar SMP diamankan pihak kepolisian telah melakukan hubungan badan layaknya suami istri di sebuah warNet. Saat terungkap pasangan bau kencur ini telah melakukan Lol Edann..!!!, hubungan badan berkali-kali. Rabu (23/5/18) Kemarin.

Pasangan yang masih bau kencur ini mengakui perbuatannya telah melakukan hubungan badan sebanyak 7 Kali dan ditempat yang berbeda. Kasus ini terungkap saat orang tua anak perempuan melaporkan kejadian yang menimpa anak gadisnya ke Polsekta Makassar.

Wakapolres Makassar, AKBP Hotman Sirait yang dikonfirmasi media, Rabu (23/5/18) mengatakan, kasus persetubuhan anak dibawah umur tersebut telah dilaporkan orang tua anak perempuan  di Polsekta Makassar.

Kasus tersebut sudah diambil alih oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Makassar. “Mr dan Dra mengaku berpacaran sejak Bulan Maret 2018. Dan pengakuan keduanya telah melakukan hubungan badan layaknya suami istri sebanyak 7 kali. Keduanya pernah melakukan hubungan intim di sebuah warnet milik temannya di Jalan Veteran Utara. "Katanya.

Hotman menuturkan, kasus ini terungkap lantaran anak perempuan tersebut tidak pulang ke rumah semalaman. Pihak keluarga kemudian melakukan pencarian hingga berhasil menemukan keduanya.

“Anak laki-laki yang bawa kabur anak perempuan itu sempat dipukuli sebelum dibawa ke Polsekta Makassar. Karena kasus ini anak di bawah umur, makanya Unit PPA Polrestabes Makassar kemudian mengambil alih. Kasus ini masih dalam penyelidikan dan keduanya masih dalam pemeriksaan. "Tegasnya. (Drs)
Pria Tanpa Identitas Ditemukan Bersimbah Darah di FlyOver

Diposkan oleh On 5/25/2018 11:44:00 AM with No comments


Makassar, Batarapos, - Seorang pria tanpa identitas ditemukan tergeletak meninggal dunia setelah diduga terjatuh dari jembatan flyover di Jalan Urip Sumoharjo Kecamatan Panakukang Makassar. Jumat (25/5/18).

Pria tersebut hingga kini belum diketahui identitasnya umurnya diperkirakan berkisar 30 tahun, saat ditemukan dalam kondisi tengkurap, kepala pecah, telinga mengeluarkan darah. Sekitar pukul 02.30 Wita.

Menurut sumber informasi, bahwa korban sempat terlihat seorang diri di atas jembatan flyover, diceritakan korban sempat berdiri dan berbaring pada pembatas tembok flyover, lalu terjatuh.

Korban dinyatakan tewas ditempat akibat mengalami patah pada bagian tulang leher. Warga yang melihat dan mengelilingi korban tersebut tak satupun yang mengenalinya.

Pihak kepolisian tiba ditempat kejadian dan langsung menghubungi Unit Identifikasi Poltestabes Makassar dan Dokter Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mengevakuasi Korban.

Ditempat kejadian hadir Danramil 1408-10/Panakukang Mayor Arh, A Rohmat, Ka SPKT Polsek Panakukang AIPTU Hafid bersama  Unit Reserse Mobile Polsek Panakukang Bripka Zulkadri dan Personil Jatanras polrestabes Makassar. 

Adapun ciri-ciri korban saat ditemukan sudah menjadi mayat, memakai baju kaos warna abu-abu, celana pendek jeans warna biru, sendal jepit warna orange kemerahan dan satu batang rokok surya. (Dg. Awhy)
Peluncuran Perdana Media Litbang Oleh Bupati Luwu Utara

Diposkan oleh On 5/25/2018 10:12:00 AM with No comments


Masamba, Batarapos, - Majalah Media Litbang Luwu Utara akhirnya resmi diluncurkan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Kamis (24/5/18), di Aula La Galigo Kantor Bupati. Peluncuran perdana media internal Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Luwu Utara ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati dan disaksikan beberapa pejabat teras dan pimpinan perguruan tinggi se-Tana Luwu. Menariknya, beberapa pejabat LIPI juga hadir menyaksikan peluncuran perdana ini.

Sebelum pengguntingan pita, terlebih dahulu diawali pemutaran TVC Media Litbang, semacam video pra produksi, kemudian pada detik ke-10 dalam hitungan mundur, seluruh tamu undangan yang hadir secara serempak menyebut angka pada detik ke-10 hingga detik ke-2. Dan pada detik pertama, Bupati menggunting pita, dan selembar kain hitam yang menutupi baligho ukuran 2 x 3 itu pun langsung lepas dan muncullah cover Media Litbang. Para tamu pun memberi applaus. 


Cover Media Litbang edisi perdana ini terlihat keren. Dalam cover tersebut, Indah bersama enam bocah berseragam SD terlihat berlari menaiki sebuah lereng di sebuah daerah terpencil di Kecamatan Seko. “Gambar cover ini diambil dari salah satu daerah remote area, di Seko, dan ini dilakukan di sebuah lereng pegunungan. Cover ini bukan tanpa pesan. Kalau kita ingin berlari, maka jangan berlari di tempat datar, tapi berlarilah di tempat-tempat yang menantang,” ujar Indah dalam sambutannya. 

Indah dalam sambutannya mengatakan, media litbang adalah sebuah media yang me-review kebijakan pemerintah daerah sekaligus sebagai dasar pengambilan kebijakan, khususnya di sektor-sektor tertentu. Olehnya itu, dia berharap seluruh pembaca media ini tidak menjadikannya sebagai barang pajangan di ruang-ruang kerja. “Media ini bukan barang pajangan, tapi harus dimanfaatkan dengan baik karena media ini adalah jendela kebijakan pemerintah daerah,” tegas Indah Putri Indriani.

Sementara itu, Kepala Pusat Informasi dan Dokumentasi Ilmiah LIPI, Hendro Subagyo, mengapresiasi kehadiran Media Litbang Luwu Utara. “Kehadiran media ini adalah yang pertama di Sulawesi Selatan. Selamat buat Luwu Utara yang telah memulai ini. Juga selamat kepada Balitbangda Luwu Utara atas terbitnya Media Litbang ini. Media ini adalah implementasi visi dari LIPI, di mana peningkatan iptek yang output-nya kita diseminasikan dalam bentuk majalah. Semoga Balitbangda daerah lain juga bisa melakukannya,” jelas Hendro.


Sebelumnya, Kepala Balitbangda Sulawesi Selatan, Iqbal Suhaeb, dalam sambutannya memberi motivasi kepada seluruh Tim Redaksi Media Litbang. Katanya, Tim Redaksi jangan pernah takut untuk kekurangan tulisan. “Yang perlu diperhatikan dan dijaga oleh Tim Redaksi adalah soal maintenance. Penerbitan juga harus ter-schedule dengan baik, dan yang paling penting, jangan pernah takut kekurangan tulisan. Bekerja saja terus, jalin komunikasi dengan berbagai pihak, utamanya dari pihak universitas,” tandas Iqbal.(Lh/Drs)
Safari Ramadhan di Sukamaju, Bupati Ajak Masyarakat Doakan Palestina

Diposkan oleh On 5/25/2018 10:03:00 AM with No comments


Sukamaju, Batarapos, - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengajak masyarakat Kabupaten Luwu Utara untuk mendoakan sekaligus membantu rakyat Palestina yang saat ini sedang memperjuangkan kemerdekaannya dari penjajahan zionis Israel. Ajakan ini disampaikan Indah saat memberikan sambutan pada acara buka bersama di Rujab Camat Sukamaju,  Rabu (23/5/18).

“Bagi masyarakat, sahabat dan rekan-rekan sekalian yang punya kelapangan rezeki untuk membantu meringankan saudara muslim kita di Palestina, bantulah, utamanya mendoakan mereka. Apalagi di bulan Ramadhan, setiap yang kita perbuat mendapat pahala berlipat ganda dari Allah Swt” harap Bupati perempuan pertama di Sulsel tersebut. 

Indah menambahkan, selain karena sisi kemanusiaan, hubungan kedekatan emosional antara Indonesia dan Palestina, juga bisa menjadi perhatian bagi masyarakat Luwu Utara untuk bisa memberikan bantuan kepada Palestina. “Sejarah mencatat bahwa Palestina adalah salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia,” terang Indah.  

Bupati alias IDP ini turut bersedih atas apa yang menimpa Palestina. Peperangan yang terus saja terjadi, kata Indah, membuat kebahagiaan masyarakat Palestina seperti sulit menghampiri. “Bulan Ramadhan seharusnya menjadi kebahagian mereka untuk lebih mendalami agama, tapi peperangan terus menghantui mereka,” pungkasnya. (Hms/Drs)
Gelar Pasukan Apel Tripika Di Halaman Masjid Syuhada Masamba

Diposkan oleh On 5/25/2018 09:58:00 AM with No comments


Masamba, Batarapos, - Sebelum dilaksanakannya Tabligh Akbar di masjid Syuhada Masamba terlebih dahulu dilakukan gelar pasukan oleh Kapolres Luwu Utara AKBP Boy FS Samola di halaman masjid Syuhada Masamba. Kamis (24/5/18).


Apel gelar pasukan yang dipimpin langsung Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola bersama TNI, Kepala desa, Sencom, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas se-kabupaten Luwu Utara dalam rangka meningkatkan kewaspadaan untuk menjaga NKRI. 

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Dandim 1403 Sawerigading Letkol Inf M Imasfy, Kapolres Luwu Utara AKBP Boy FS Samola, Staf Ahli Hakim Bukara, Kasi Intel Kejari Luwu Utara Edryiadi. 


Kapolres Luwu Utara dalam sambutannya mengatakan saya sangat berterimakasih kepada seluruh rekan-rekan yang telah hadir terkhusus untuk rekan-rekan Kades Bhabinsa dan bhabinkamtibmas bersama TNI dan Sencom.

“Lanjut mengatakan bahwa kami minta maaf karna kegiatan ini mendadak di laksanakan karna kami rangkaikan dengan tabliqh akbar yang akan dilaksanakan dan apel ini digelar karna beberapa pertimbangan yaitu maraknya Perkembangan di mediasosial mengenai teroris ini juga dilakukan untuk Antisipasi keamanan untuk operasi ketupat dan keamanan Dalam rangka pilkada gubernur.


Kenapa harus tiga pilar ini  karna teman-temanlah ujung tombak di lapangan. Terimakasih buat teman-teman yang sudah berkontribusi untuk menjaga keamanan di NKRI terkhusus di kabupaten  Luwu Utara yg kita cintai ini. "Kata AKBP Boy FS Samola.

Dandim 1403 Sawerigading juga menyampaikan bahwa apa yang kita lakukan Intinya adalah kekompakan Zaman sekarang kita harus mendukung satu sama lain. "Jelasnya.

Jangan ada perselisihan antara tiga pilar ini. Apa bila tiga pilar ini sudah bersatu maka seluruh permasalahan yang ada akan mudah terselesaikan dan tetap jaga kekompakan dan meningkatkan kewaspadaan dan sekarang ini kita dihebohkan dengan munculnya para terorisme  saya yakin dengan bergeraknya 3 pilar ini kita bisa mengatasi masalah yang ada di daerah kita. "Tutur Dandim 1403 Sawerigading.


Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani pada kesempatan ini juga menyampaikan: 3 hal yang akan kita hadapi dekat-dekat ini yang pertama Idul fitri yang kedua pemilihan Gubernur dan yang penting juga pemilihan Kepala desa.

“Dan juga terimakasih atas kerja teman-teman di lapangan, kami juga laporkan bahwa sampai ini ada 9 kecamatan yang telah dilantik satlinmasnya sesuai dengan kemendagri. Terimakasih dan apresiasi kami kepada seluruh teman-teman yang telah bersinerji menjaga dan melindungi daerah kita ini, Mari bersama bergandengan tangan untuk menjaga daerah yang kita cintai ini.” Tutupnya. (Drs)


Ustadz Amirullah : Kapolres Luwu Utara Sosok Yang Religius

Diposkan oleh On 5/25/2018 09:41:00 AM with No comments


Masamba, Batarapos, - Ustadz Amirullah Amir mengatakan, Kapolres Luwu Utara AKBP Boy FS samola sosok yang Religius dan peduli dengan kegiatan keagamaan di masjid Agung Syuhada Masamba. kamis (24/5/18).

Hal ini diungkapkan oleh Dr. H. Amirullah Amri usai Tabliqh Akbar yang dilaksanakan oleh Polres Luwu Utara kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dan JOIN Luwu Utara. 

"Beliau adalah Sosok Yang baik, religius dan peduli dengan Kegiatan yang bernuansa keagamaan," Kata Dr. H. Amirullah Amri, Usai membawakan ceramah. 

Ia juga mengatakan bahwa Kapolres ini orang baik dan sangat menghargai kerukunan antar umat beragama.

"Buktinya, meskipun beliau bukan orang muslim namun Kapolres mau melaksanakan kegiatan seperti ini dan tidak membeda-bedakan agama,"Kata Ustadz Amirullah Amri. (Drs)
Anggota Banggar DPRD Luwu Utara Protes Tidak Diikutkan Ke Jakarta

Diposkan oleh On 5/25/2018 09:33:00 AM with No comments


Masamba, Batarapos, - Ketua DPRD kabupaten Luwu Utara H. Mahfud Yunus bersama tiga anggota Badan Anggaran DPRD Luwu Utara ke Jakarta terkait dengan permendagri nomor 62 tentang pedoman penyusunan Anggaran APBD Tahun 2017.

Jabir Budala salah satu legislator partai Demokrat mengatakan Dia juga merupakan anggota badan anggaran (Banggar) DPRD Luwu Utara tapi tidak mengetahui kalau ada konsultasi banggar ke Jakarta. 

“Saya juga di Banggar dan saya tidak tahu kalau ada Konsultasi di luar daerah (Jakarta),”Kata Jabir Budala, saat ditemui di Ruang Komisi II, Rabu (23/5/18) Kemarin.

Menurutnya dalam bulan ini (Mei) sudah dua kali banggar melakukan perjalanan dinas ke Jakarta tanpa dirinya."Pengakuan Jabir Budala.

“Masa unsur pimpinan terus yang berangkat. Termasuk ada yang berangkat tapi bukan anggota Banggar. Apa kelebihan mereka dari kita ini yang ada dibanggar, "Katanya.

Ketua DPRD  Luwu Utara H. Mahfud Yunus saat dikonfirmasi mengatakan bahwa H. Jabir Budala anggota banggar tidak diikutkan ke Jakarta sebab Pak Jabir jarang muncul di DPRD Luwu Utara. "Katanya. 

"Selain itu sudah ada perwakilan  fraksinya yang berangkat yakni Edi sudarto dari PKB, jadi bukan saya yang menentukan siapa yang mau berangkat saya hanya meng-SK-kan anggota DPRD  yang melakukan perjalanan  dinas"   Ungkap ketua DPRD Luwu Utara kepada media. Jumat (25/5/18).

Diketahui sebelumnya bahwa Edi Sudarto berangkat ke Jakarta yang kedua kalinya karena awalnya dialah yang membicarakan terkait pedoman penyusunan anggaran APBD Tahun 2017,  agar pembicaraan tersebut clear dan jelas sehingga kembali ditunjuk."Terang H. Mahfud Yunus.

“Kita juga membatasi anggota DPRD melakukan perjalanan  dinas karena keterbatasan anggaran, jadi kita berangkat  ke Jakarta mengantar langsung surat di kementrian tersebut dengan tiga anggota  DPRD Luwu Utara. "Jelasnya. (Drs)
Safari Ramadhan Wotu, Husler Minta Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Diposkan oleh On 5/25/2018 09:27:00 AM with No comments


Wotu, Batarapos, - Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memasuki hari kedua yang berlangsung di Kecamatan Wotu. Pelaksanaan Safari Ramadhan ini dihadiri ribuan masyarakat Wotu yang memadati rumah jabatan Camat Wotu, Kamis (24/5/18).

Camat Wotu, Irawan Ali dalam laporannya mengatakan, kondisi Kecamatan Wotu hingga saat ini masih berlangsung aman dan kondusif. Ia juga menyampaikan bahwa jumlah total anggaran yang masuk di Kecamatan Wotu mencapai Rp. 39 Milyar lebih.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah dan masyarakat Kecamatan Wotu yang terus menjaga daerah tetap kondusif.

Menurutnya, kondisi kedepan akan semakin dinamis mengingat situasi tahun politik. Makanya, diperlukan sinergitas semua pihak untuk tetap menjaga kondisi keamanan agar pelaksanaan Pilkada Serentak tahun ini bisa berlangsung aman dan damai.

"Jangan karena perbedaan pilihan kita tercerai berai, saling menghujat satu sama lainnya. Mari kita wujudkan Pilkada damai seperti tahun-tahun sebelumnya yang berlangsung aman dan damai," jelasnya.


Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengharapkan dukungan para Da'i dan ulama untuk memanfaatkan momentum Ramadhan ini dengan memberikan tau'siah yang menyejukkan, menjaga persatuan dan kebersamaan.

Dalam Safari Ramadhan ini, Bupati Luwu Timur juga menyerahkan berbagai bantuan, diantaranya bantuan bedah rumah kepada 16 Desa dengan total anggaran Rp. 1,6 Milyar, kemudian bantuan handtraktor sebanyak 18 unit, dan bantuan Toko Tani Indonesia senilai Rp. 160 juta kepada Gapoktan Maramba.

 

Selanjutnya penyerahan kartu asuransi nelayan kepada 116 nelayan dan penyerahan hadiah piala bergilir dan uang pembinaan senilai Rp. 10 juta rupiah kepada Desa Maramba atas prestasi menjadi juara lomba Desa tingkat Kabupaten Luwu Timur. Selain itu, Ketua Tim Penggerak PKK Luwu Timur juga menyerahkan bantuan pakaian seragam lokal PKK kepada Tim Penggerak PKK Kecamatan Wotu. (hms/ikp/kominfo)
Klarifikasi Tujuan Ketua DPRD Luwu Utara Di Kementrian

Diposkan oleh On 5/25/2018 09:16:00 AM with No comments


Masamba, Batarapos, - Dua pimpinan DPRD kabupaten Luwu Utara yang didampingi tiga anggota DPRD yang berangkat ke Jakarta, Rabu (23/5/18) kemarin,  akibat adanya perbedaan persepsi antara Permendagri nomor 62 Tahun 2017 dan Surat edaran menteri dalam negeri tentang pedoman penyusunan anggaran 2018.

Ketua DPRD Kabupaten Luwu Utara, H. Mahfud Yunus mengklarifikasi tujuannya ke Jakarta di kementrian bersama wakil ketua dan tiga anggota Banggar yang diikutkan ke Jakarta Rabu kemarin, tentang pedoman penyusunan anggaran APBD tahun 2017, antara lain, Edi Sudarto dari partai PKB, Karemuddin PAN, Amir Mahmud Golkar. "Jelas Ketua DPRD Luwu Utara melalui whatsAppnya. Jumat (25/5/18).

“Ketiga anggota DPRD yang kita berangkatkan, untuk mengantar langsung surat tersebut di kementrian ke Jakarta, sebab sebelumnya pada bulan Mei 2018 dialah yang membicarakan persoalan pedoman penyusunan anggaran APBD tahun 2017 kemarin, agar pembicaraan tersebut jelas olehnya. "Kata H. Mahfud.

“Perbedaan persepsi dimana dalam surat edaran Menteri Dalam Negeri, BPJS dimasukkan sebagai bagian dari Gaji padahal BPJS  bukan gaji. Makanya ini kita mau pertanyakan ke Jakarta di kementerian, "Ungkap H.Mahfud Yunus, Kepada Batarapos, Jumat  (25/5/2018).

Sebelumnya kami pernah Konsultasi dengan kementerian dan kami diminta untuk bersurat kembali dan harus dibawa langsung ke Jakarta olehnya itu kami berangkat dan mengantar langsung di kementrian. "Jelasnya. (Drs)
Soal Oknum LSM Digrebek Di Tarengge, Berakhir Di Polsek Dengan Surat Pernyataan

Diposkan oleh On 5/24/2018 07:00:00 PM with No comments


Wotu, batarapos.com, - Pasca penggrebekan oknum LSM inisial AH oleh warga, yang sekamar dengan seorang perempuan MN yang diduga belum menyandang status sebagai suami istri itu saat ini prosesnya dinyatakan selesai.

Setelah menjalani pemeriksaan di Makopolsek Wotu, keduanya membuat surat pernyataan bahwasanya mereka berdua tidak akan tinggal di Desa Tarengge sebelum melangsungkan akad nikah secara resmi.


Dari pernyataan tersebut, warga kecewa atas tindakan yang dilakukan para pemediasi, menurut warga, mediasi tersebut dinilai pincang, pasalnya proses mediasi yang dilakukan tanpa melibatkan suami dari MN dan istri dari AH, sementara kata warga, pentingnya menghadirkan istri dan suami AH dan MN, dikarenakan apa yang mereka lakukan secara otomatis tidak diketahui oleh suami dan istrinya.

"Kenapa mediasinya tidak menghadirkan istri AH dan Suami MN sementara kita ketahui bahwa mereka berdua masih memiliki suami dan istri, atau paling tidak nikahkan mereka saat itu juga, karena sudah sangat jelas warga temukan mereka sudah sekamar dan itu sudah berlangsung berkali kali namun baru kali ini warga bisa tangkap basah" ungkap warga

Dihadapan Polisi dan Kepala Desa Tarengge, AH terus meyakinkan semua yang hadir saat mediasi, jika dirinya dan MN sudah pernah menikah, sehingga ia memberanikan diri untuk tinggal berdua, hanya saja AH tidak mau menceritakan ke orang lain termasuk pemerintah Desa Tarengge, untuk menjaga nama baiknya.

"Saya sudah menikah *****, hanya saja tunggu perceraian resmi MN untuk acara ramainya, saya tidak ceritakan ini ke orang lain termasuk ke Pemerintah setempat karena saya menjaga nama baik saya" tuturnya dihadapan Polisi, Rabu (23/5/18).

Diketahui sebelumnya, warga menggrebek AH dan MN yang sedang berduaan dalam kamar di rumah MN, di dusun Segi tiga mas, Desa Tarengge, kecamatan Wotu, Rabu (23/5/18) sekitar pukul. 02.00 dini hari, pasalnya AH dan MN diduga bukan suami istri, karena tidak bisa memperlihatkan bukti pernikahan mereka, melainkan hanya pengakuan secara lisan.

Laporan : HS
Editor : Astri

Soal Pengalihan Jadwal Pasar, Pedagang Rugi, Wabup Turun Tangan Serap Aspirasi Pedagang

Diposkan oleh On 5/24/2018 03:37:00 PM with No comments


Malili, batarapos.com, - Upaya pemerintah untuk memajukan pusat niaga di Kabupaten Luwu Timur sebagaimana yang disampaikan Bupati Luwu Timur (Ir. H.Muh. Thorig Husler) pada saat pelaksanaan apel pagi di Pasar Niaga Malili beberapa bulan lalu, justru berdampak kerugian bagi pedagang kecil yang selama ini menggantungkan hidup mereka dari hasil berjualan.

Para pedagang mengalami kerugian besar hingga ratusan ribu rupiah, yang mana keuntungan selama ini dalam perharinya mencapai Rp500.000,- hingga Rp.700.000,- yang sekarang hanya menyisahkan puluhan ribu saja, selain rugi sebagian besar pedagang pasar sentral Malili justru tidak memiliki tempat berjualan, sehingga para pedagang duduk bersila berlantaikan tanah, yang mana terdapat pedagang baru yang menghuni bangunan/lost  sementara pedagang lama harus tersingkir.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Bupati Luwu Timur (Ir. Irwan Bachri Syam, ST) turun tangan langsung menyerap aspirasi para pedagang, Irwan yang didamping Anggota DPRD, Pihak Koperindag-UKM, pihak kelurahan Malili, serta tokoh masyarakat berdialog langsung kepada padagang.


Dihadapan wakil Bupati Luwu Timur, para pedagang mengeluh rugi dan sebagian besar tidak memiliki tempat permanent, para pedagang juga akan ngotot untuk tidak pindah tempat berjualan.

Seperti yang diungkapkan salah seorang pedagang ayam dari kecamatan Tomoni, bahwa sudah sepuluh tahun dirinya berdagang ayam namun baru kali ini ia mengalami kerugian besar dari segi penjualan, yang mana ayam yang ia jual hanya laku satu ekor.

“sudah 10 tahun saya berdagang ayam, baru kali ini mengalami kerugian begini yang Alhamdulillah hanya laku 1 ekor ayam, tidak sebanding dengan pengeluaran sejauh ini datang menjual” ungkapnya

Sementara itu, Irwan Bachri Syam yang mendengar langsung aspirasi para pedagang akan berupaya mencari solusi agar para pedagang tidak dirugikan khususnya para pedagang lama di pasar tradisional Malili.


Terkait pengalihan jadwal pasar ini, para pedagang rencananya akan bertolak ke DPRD, yang diagendakan besok, Jumat (25/5/18), bilamana pihak pemerintah Kabupaten Luwu Timur tetap ngotot dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Laporan : HS
Editor : Astri

Wakili 92 Kabupaten, Bupati Luwu Timur Terima JKN-KIS Dari Presiden RI

Diposkan oleh On 5/23/2018 08:50:00 PM with No comments


Jakarta, batarapos.com, - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang para penerima manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) ke Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/5/18).

Kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri oleh 131 perwakilan penerima manfaat JKN-KIS serta 120 perwakilan Daerah dan 4 Provinsi yang telah dilengkapi JKN-KIS.

"Saya sangat berbahagia sekali siang ini bisa bertemu dengan Bapak/Ibu sekalian, terutama siang ini yang berkaitan dengan JKN-KIS," kata Jokowi membuka acara.

Presiden juga menekankan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh mempersulit masyarakat. "Rakyat itu kalau ingin mendapatkan pelayanan kesehatan jangan dihambat," tegas Jokowi.

Dalam acara tersebut juga diberikan penghargaan kepada 4 Provinsi, 28 Kota dan 92 Kabupaten yang telah memanfaatkan JKN-KIS dengan perwakilan penerima yaitu Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Gorontalo, Provinsi Papua Barat, Provinsi Aceh, Kota Cirebon, Kota Padang Panjang, Kabupaten Badung dan Kabupaten Luwu Timur.


Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler yang didaulat untuk menerima penghargaan dari Presiden Joko Widodo sebagai perwakilan dari 92 Kabupaten yang telah memanfaatkan JKN-KIS, disela-sela acara mengatakan bahwa, penghargaan ini sebagai wujud kerja keras Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam menjamin kesehatan seluruh masyarakat Bumi Batara Guru.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua stakeholder yang telah bekerjasama untuk mewujudkan Kabupaten Luwu Timur sebagai Kabupaten yang 100% menjamin kesehatan seluruh masyarakatnya. Penghargaan ini adalah kerja keras kita semua. Saya berharap bahwa kedepannya pelayanan dan fasilitas kesehatan harus lebih ditingkatkan," ucap orang nomor satu di Bumi Batara Guru.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Menko. Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Sosial Idrus Marham, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (ikp/kominfo)
Antar Surat Ke-Jakarta, Ketua Dan Wakil Ketua DPRD Di Kawal  Tiga Anggota DPRD Luwu Utara

Diposkan oleh On 5/23/2018 08:31:00 PM with No comments


Masamba, Batarapos, - Ketua DPRD Luwu Utara, H. Mahfud Yunus, Ahmad Laguni, Amir Mahmud, Edi Sudarto dan Karimuddin berangkat cuman karena adanya surat edaran mentri dalam negeri tentang pedoman penyusunan anggaran tahun 2018.

Adanya perbedaan persepsi antara Permendagri nomor 62 Tahun 2017 dan Surat edaran menteri dalam negeri tentang pedoman penyusunan anggaran 2018, dua pimpinan DPRD Luwu Utara dan tiga anggota DPRD antar surat tersebut ke Jakarta. Rabu (23/5/18).

Ketua DPRD Luwu Utara Mahfud Yunus yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan bahwa tujuan mereka ke Jakarta adalah untuk mempertanyakan terkait dengan adanya perbedaan persepsi antara surat edaran Menteri Dalam Negeri dengan Permendagri nomor 62 Tahun 2017 tentang pedoman penyusunan anggaran tahun 2018 dengan Surat Edaran menteri dalam negeri pada tahun yang sama.

"Ada perbedaan persepsi dimana dalam surat edaran Menteri Dalam Negeri, BPJS dimasukkan sebagai bagian dari Gaji padahal BPJS  bukan gaji. Makanya ini kita mau pertanyakan ke Menteri, "Kata H.Mahfud Yunus, Kepada Batarapos, Rabu (23/5/2018).

Ia juga menyebutkan jika sebelumnya mereka pernah Konsultasi dengan Anggota kementerian dan kami diminta bersurat kembali.

"Beberapa waktu lalu kami sudah konsultasi dengan Anggota kementerian dan mereka sudah menerima, tapi mereka meminta untuk bersurat kembali dan harus dibawa langsung ke Menteri.

Olehnya itu kita berangkat kembali untuk mengantar langsung surat tersebut di kementrian, "Terang Ketua DPRD Luwu Utara.(Drs)
 Wow...!!! Ruang Kantor DPRD Luwu Utara Kosong, Anggota Dewan Entah Kemana..?

Diposkan oleh On 5/23/2018 08:28:00 PM with No comments


Masamba, Batarapos, - Gedung kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Luwu Utara hampir tak ada Anggota DPRD yang berkantor. hanya satu orang di ruang komisi II yakni Jabir Budala ditemani beberapa staf, Rabu (23/5/18).

Dari informasi yang dihimpun, sedang ada perjalanan dinas Anggota DPRD ke Jakarta dan Makassar. Namun saat ditanya ke beberapa staf tidak ada yang berani memberikan keterangan.

Dari pantauan Batarapos mulai dari bagian umum, humas, perundang-undangan, semua staf seolah bungkam tak ingin memberi keterangan siapa saja sesungguh yang sedang dalam perjalanan dinas.

"Nda apa-apa ji kalau tudak masuk kantor. Karena diluar juga bisa kerja," Jelasnya Halisman Kepada media, Rabu (23/5/18).

Sementara, Sekretaris Dewan (Sekwan) Muhtar Jaya, saat dikonfirmasi via telepon mengaku ketidak hadiran anggota DPRD berkantor tak masalah karena baru selesai menerima aspirasi kemarin. Dan langsung di tindak lanjuti oleh DPRD.

Tindak lanjut menerima aspirasi yang dimaksud adalah terkait Tandan Buah Segar (TBS) petani kelapa sawit dengan pabrik kelapa sawit PT Jas Mulia.

Jabir Budala, yang ditemui di Ruang Komisi II mengaku tak tahu ada lagi perjalanan dinas badan anggaran (Banggar) DPRD Luwu Utara ke Jakarta.

"Dan saya sendiri selaku tim badan anggaran tapi tidak diikutkan, ada yang bukan banggar tapi berangkat. "Kata Jabir.(Drs)