Batara Pos

Batara Pos

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Bupati Luwu Utara Narasumber Di Forum Internasional Pemimpin Asia Pacific

Diposkan oleh On 12/15/2017 08:29:00 AM with No comments


Jakarta. Batara pos
Sekali lagi kualitas seorang pemimpin dibuktikan seberapa besar dia bisa menginspirasi banyak orang. Tidak banyak pemimpin memiliki privilese seperti itu, dan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, salah satu dari yang sedikit tersebut. Diundang sebagai salah satu narasumber di acara Asia Pasific Leader Forum (APLF) Internasional di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (14/12/2017), membuktikan bahwa Bupati Indah Putri Indriani memiliki kemampuan untuk menginspirasi banyak orang.

Acara APLF diselenggarakan oleh Kementerian Bappenas, Kementerian Luar Negeri, dan Kantor Staf Presiden. Tiga lembaga ini mengumpulkan sejumlah tokoh nasional, termasuk Kepala Daerah yang dinilai layak berbagi pengalaman menerapkan gerakan keterbukaan di berbagai level pemerintahan kepada delegasi negara-negara sahabat. “Bupati Luwu Utara diundang menjadi narasumber di APLF Internasional di Jakarta,” tulis Kasubag Protokol Humas Pemda Lutra, Abdul Hamid lewat pesan whatssApp (WA), Kamis (14/12/2017).


Acara APLF dibuka langsung Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Jusuf Kalla. Dan dihadiri pejabat tinggi dari negara-negara kawasan Asia Pasifik, Pimpinan Organisasi Masyarakat Sipil (OMS), Lembaga Multilateral, Swasta, Akademisi, dan Media, baik nasional maupun internasional. “APLF kali ini mengangkat tema Public Service Delivery for Unclusive Development yaitu Pelayanan Publik untuk Pembangunan yang Inklusif,” tulis pria yang akrab disapa Igo ini.

Igo menambahkan, forum ini mempertemukan seluruh tokoh yang mempunyai kepedulian terhadap pemerintahan yang terbuka dan responsif terhadap perkembangan inklusif. “Acara ini berlangsung satu hari, dan menampilkan pleno tingkat tinggi, diskusi meja bundar dan lokakarya paralel mengenai tema-tema utama seperti pengentasan kemiskinan, pembangunan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan pemberian layanan publik,” pungkasnya (Lh/Drs)


Bapelitbangda Lutim Gelar Rakor SIPD dan Launching e-Monev Online Pemkab. Luwu Timur

Diposkan oleh On 12/15/2017 08:26:00 AM with No comments


Malili. Batara pos
Malili, (14/12/2017), Badan Perencanaan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah Kabupaten Luwu Timur mengadakan kegiatan Rakor Sistem Informasi Pembangunan Daerah  (SIPD) Se Kabupaten Luwu Timur Tahun 2017 yang dilaksanakan di aula sasana praja Kantor Bupati Luwu Timur. Kegiatan Tersebut dihadiri oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah Dan Kecamatan serta Badan Pusat Statistik Kabupaten Luwu Timur.

Pasca diundangkannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, terdapat perubahan-perubahan yang cukup mendasar dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Salah satunya terkait dengan pembangunan daerah dimana pembangunan daerah merupakan perwujudan dari pelaksanaan urusan pemerintahan yang telah diserahkan ke daerah sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Di sisi lain, terdapat juga perubahan dalam hal nomenklatur kelembagaan di daerah sebagaimana yang sudah diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Kedua hal ini, pada prinsipnya berdampak pada proses perencanaan pembangunan di daerah, dimana dalam perencanaan pembangunan daerah dibutuhkan data yang diklasifikasikan berbasis urusan pemerintahan.

Pada pasal 274 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan bahwa perencanaan pembangunan daerah didasarkan pada data dan informasi yang dikelola dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah. Implikasi dari adanya amanat dalam Pasal 274 ini, maka seluruh data dan informasi yang digunakan dalam perencanaan pembangunan daerah seharusnya diinput dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Oleh karena itu, perlu dilakukan penyesuaian data dalam SIPD agar dapat digunakan sebagai data dasar dalam perencanaan pembangunan daerah.


Dalam konsep SIPD lama, proses pengumpulan data belum berfokus untuk data perencanaan pembangunan daerah dimana SIPD cenderung hanya sebagai bank data pembangunan. Disisi lain, konsep SIPD masih mengutamakan keterisian data, belum kepada tujuan penggunaan data sehingga berdampak pada rendahnya komitmen Pemda dalam pengelolaan SIPD. Selanjutnya, kelompok data, jenis data, dan elemen data SIPD lama masih tercampur antara data dan informasi.

Sementara itu Kepala Bapelitbangda, H. Muh. Abrinsyah memaparkan, berdasarkan permasalahan dan tuntutan akan perubahan dalam SIPD, maka saat ini telah terdapat perubahan-perubahan dalam SIPD, yaitu (1) SIPD saat ini fokus untuk perencanaan pembangunan daerah, (2) Data dalam SIPD saat ini dikelompokan berdasarkan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah; (3) SIPD menjadi persyaratan dalam pengajuan evaluasi dokumen perencanaan pembangunan daerah, dan (4) pengembangan SIPD menjadi 4 bagian yaitu E–Database, E-Planning, E-Budgeting, Dan E-Monev.


Pada Rapat Koordinasi ini,  dilakukan Sosialisasi Implementasi SIPD. Seluruh SKPD diberikan akses ke aplikasi tersebut berupa username dan lassword login berdasarkan urusan pemerintahan SKPD, sehingga seluruh data dasar yang terdapat pada SKPD diinput masing-masing, selanjutnya setelah data di input oleh SKPD akan dilakukan verifikasi bersama oleh Bapelitbangda, BPS dan SKPD yang kemudian dituangkan dalam berita acara. Hal tersebut dilakukan agar tidak lagi terdapat data ganda dan sumber data yang valid hanya bersumber pada SIPD.

Selain itu, pada kegiatan ini juga dilaunching Implementasi aplikasi E-Monev Kab. Luwu Timur dimana aplikasi ini merupakan system monitoring online kinerja, realisasi fisik dan keuangan Seluruh SKPD, sehingga perkembangan pelaksanaan program/kegiatan SKPD terpantau secara online oleh Pimpinan Daerah dan seluruh pihak. Oleh karena itu diharapkan kepada Seluruh SKPD melalui Kasubag Perencanaan agar senantiasa mengupdate data realisasi keuangan dan fisik pada aplikasi e-Monev Kabupaten Luwu Timur tutup Mujahid Kasubid Monev dan Litbang.



Pemda Luwu Timur Gelar FASI III Tingkat Kabupaten

Diposkan oleh On 12/15/2017 08:22:00 AM with No comments


Malili. Batara pos
Pemerintah Daerah Luwu Timur melalui bagian Kesra Sekretariat Daerah bersama BKPRM Kabupaten Luwu Timur menggelar Festival Anak Sholeh Indonesia - III (FASI III)  Tingkat Kabupaten Luwu Timur di halaman Kantor Kementrian Agama Luwu Timur, Rabu (13/12/2017). 

Lantunan ayat suci Al-Quran yang dibawakan oleh Fajran memandai dimulainya kegiatan Festival Anak Sholeh ini,  turut pula Zahira Dai Cilik Asal Luwu Timur yang mewakili Provinsi Sulawesi Selatan Pada FASI X Tingkat Nasional Dibanjarmasi (15/09/2017) lalu, membawakan ceramah singkat Islamiah. 

H. Muh. Yunus, S.Ag selaku penitia penyelenggara melaporkan bahwa kegiatan ini terlaksana atas dasar keputusan Menteri Agama No 62 tahun 1981 tentang pembinaan kehidupan beragama islam serta SK Bupati Luwu Timur  no. 338/XII/2017 tentang Pembetukan Panitia dan Dewan Hakim FASI Tingkat Kabupaten Luwu Timur. 

Festival Anak Sholeh ke III ini diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh Kecamatan se Luwu Timur dengan waktu pelaksanaan selama 2 hari sejak 13 - 14 desember 2017. 


Sedangkan Ketua DPD BKPRMI Kab. Luwu Timur Rusdidaming, S.Ag menuturkan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana atas dukungan penuh pemerintah daerah dan seluruh stackholder yang ada. 

"Terima kasih atas kepercayaan dan kontribusinya dalam mengsukseskan kegiatan ini," ujar Rusdidaming. 

Selama ini BKPRMI Luwu Timur telah banyak melahirkan prestasi dari kegiatan Festival Anak Sholeh, tapi semua prestasi itu bukan hanya dari usaha BKPRMI Semata, melaikan buah dari usaha dan kerja keras bersama, olehnya itu BKPRMI berharap pemerintah selalu hadir dan bisa terus bersinergi dalam mewujudkan generasi yang berkualitas dan berakhlak. 

Sementara Bupati Luwu Timur yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan, Drs. H. Budiman.M.Si dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menggiatkan semangat dikalangan generasi muda untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Sehingga kedepannya tidak mudah tergerus arus globalisasi dan akhirnya mampu menjadi generasi penerus yang cerdas, bertaqwa serta berakhlakul qarimah. 


Budiman juga meyampaikan bahwa pentingya menanamkan nilai-nilai Al-quran sejak dini  kepada generasi penerus merupakan tanggung jawab kita bersama. 

"Peran orang tua dan keberadaan TKA TPA harus mampu membawa misi yang mendasar terkait pentingnya pemperkenalkan dan mengamalkan Al-quran," ujarnya. 

Melalui Festival Anak Sholeh ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan mengasah kemampuan sekaligus mengevakuasi para pengelola Taman Kanak-Kanak Al-Quran (TKA), Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) dan Ta'Limu Qur'an Lil Aulad (TQA)  dalam memberikan pembinaan keagamaan terhadap anak-anak dan para remaja. 

Turut pula hadir Ka. Kantor Kemenag Luwu Timur, Drs.H.Abu Bakar.M.Sy , Plt. Kadis Sosial, Drs. Sukarti, sejumlah Camat, Kepala Sekolah dan Guru. 

Berikut daftar lomba pada FASI III tingkat Kabupaten Luwu Timur

1.Tingkat TKA jenis lomba Tartil Al-Quran, Adzan, Nasyid islami, Peraga Sholat, Cerdas Cermat Al-Quran, Mewarnai dan Ceramah Islam. 

2.Tingkat TPA jenis lomba Tartil Al-Quran, Adzan, Nasyid islami, Peraga Sholat, Cerdas Cermat Al-Quran, Mewarnai dan Ceramah Islam. 

3.Tingkat TQA jenis lomba Talawah Al-Quran, Tahfidz Jus Amma, Terjemahan Lafdziyah, kisah islami, kaligrafi dan ceramah Islam.



Gerakkan Ekonomi Desa, DPMD Luwu Timur Bentuk BUMDesa

Diposkan oleh On 12/15/2017 08:16:00 AM with No comments


Malili. Batara pos
Demi meningkatkan kapasitas dan penguatan kelembagaan, Pemkab Luwu Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)  mengadakan sosialisasi peraturan pembentukan Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) bertempat di aula kantor DPMD, Kamis (14/12/2017). 

Kegiatan sosialisasi ini juga  berdasarkan Permendes Nomor 4 tahun 2014 tentang pembentukan Badan Usaha Milik Desa serta DPA Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Luwu Timur pada kegiatan bimbingan teknis peningkatan kapasitas anggota Badan Permusyawaratan Desa.


Sosialisasi ini sendiri bertujuan agar para Kepala Desa bisa mengsingkronkan program dalam rangka peningkatan perekonomian desa, mengoptimalkan usaha masyarakat dalam pengelolaan potensi ekonomi desa, mengembangkan rencana kerjasama usaha antar desa, membuka lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan pelayanan umum, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa serta meningkatkan PAD Desa.


Kegiatan sosialisasi ini ditujukan kepada para kepala desa sebagai komisaris dalam kepengurusan BUMDESA yang belum sempat membentuk atau masih sementara dalam tahap penyusunan BUMDESA di desanya masing -masing.

Dalam sambutan Bupati Luwu Timur yang dibacakan Asisten Administrasi Umum, Aini Endis Anrika berharap melalui kegiatan sosialisasi ini semua peserta dapat memahami kelembagaan BUMDesa yang diamanatkan oleh undang-undang dan peraturan lainnya, sehingga BUMDesa yang nantinya telah dibentuk bisa menjadi bagian dari pada mensukseskan pembangunan desa dan mensejahterakam masyarakat.



Tingkatkan Kapasitas BPD, DPMD Gelar Bimtek

Diposkan oleh On 12/15/2017 08:12:00 AM with No comments


Tomoni. Batara pos
Guna mendukung terwujudnya pemerintahan Desa yang profesional, efisien, efektif, terbuka dan bertanggung jawab sebagaimana diamanatkan oleh Undang- Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 110 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa,  maka perlu ditingkatkan kapasitas Aparatur Pemerintahan Desa dalam Manajemen Pemerintahan  khususnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan Badan Permusyawaratan Desa.

Dalam kaitan itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Luwu Timur melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas bagi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Aula Hotel Sikumbang,  Kamis (14/11/2017).

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari dari 14- 16 Desember 2017 ini dibuka Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan H. Budiman, kegiatan yang diikuti sebanyak 372 BPD dari 124 Desa se-Kabupaten Luwu Timur dibagi menjadi 6 angkatan.

Kepala Bidang Penataan Desa DPMD Hj. St. Naraeni mengatakan tujuan dari bimtek ini agar BPD sebagai mitra Pemerintah Desa dapat meningkatkan dan mengoptimalkan pemahaman terhadap kinerja dan fungsi, sehingga terjalin sinkronisasi dan harmonisasi antara BPD dan Pemerintah Desa. Adapun materi Bimtek meliputi, diskusi,  tanya jawab serta simulasi.


Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan, H. Budiman yang mewakili Bupati saat membuka bimtek berharap para peserta dapat memanfaatkan maksimal kegiatan yang dipandang sangat penting dalam memupuk kebersamaan antara kades dan BPD guna menyamakan persepsi terhadap pembangunan Desa.

Budiman juga menilai bimtek sangat bermanfaat meningkatkan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan Desa dalam rangka pelayanan masyarakat yang lebih baik.

"Harapan pimpinan, agar anggota BPD yang mengikuti bimtek ini dapat memanfaatkan kesempatan ini, agar nantinya para peserta bisa lebih memahami tugas dan fungsinya dan pada akhirnya dapat diaplikasikan dengan baik dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa diwilayahnya masing masing," ujar H. Budiman.

Dalam kesempatan tersebut, Ia juga mengingatkan agar BPD dapat berpikir kreatif untuk meghasilkan inovatif,  karena menurutnya hal ini juga merupakan salah satu penunjang keberhasilan berkembangnya suatu daerah.

"Olehnya itu setelah mengikuti bimtek ini diharapkan ada perubahan mindset (pola pikir), karena dengan merubah pola pikir saya yakin perubahan akan segera tercapai," ungkapnya menutup sambutannnya.