Batara Pos

Batara Pos

Advertisement

Efektifkan Pengawasan, Bupati Luwu Timur Teken MoU APIP dan APH

Diposkan oleh On 7/16/2018 01:32:00 PM with No comments



Makassar, Batarapos, - Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler menghadiri Rapat Koordinasi Pengawasan Daerah (Rakorwasda) Tahun 2018 Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Rakor tersebut dibuka Plt. Sekda Provinsi Sulawesi Selatan di Ball Room Phinisi Hotel Clarion Makassar, Senin (16/7/18).

Dalam Rakorwasda ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama tentang Koordinasi Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP) dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam penanganan laporan atau pengaduan masyarakat yang berindikasi tindak pidana korupsi pada penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.


Penandatanganan perjanjian kerjasama ini dilakukan langsung Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler bersama Kapolres Luwu Timur, AKBP Leonardo Panji Wahyudi dan Kajari Luwu Timur, Yohannes Avilia Agus Awanto Putra.

Inspektur Jendral Kementerian Dalam Negeri, Sri Wahyuningsih mengatakan, perjanjian kerjasama ini merupakan tindaklanjut dari perjanjian kerjasama yang melibatkan Kemendagri, Kapolri dan Kejaksaan Agung terkait pengawasan dan penindakan yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berkaitan dengan pengelolahan keuangan negara.

Menurut Sri Wahyuningsih, koordinasi APIP dan APH bukan untuk melindungi pelaku korupsi, tapi koordinasi penting agar penegakan hukum berjalan efektif, karena sangat besar kemungkinan pengaduan masyarakat yang ditangani belum terbukti kebenarannya, makanya dibutuhkan koordinasi.


Dengan adanya MoU tersebut, maka setiap pengaduan atau laporan masyarakat tidak langsung ditindaklanjuti oleh APH, Tapi ditangani oleh APIP dulu. Tujuannya untuk memastikan apakah laporan pengaduan masyarakat tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi atau hanya sebatas pelanggaran administrasi semata.

"Apabila terbukti indikasi korupsi, maka ditingkatkan ke penyidikan dan apabila indikasinya ke administrasi, maka APIP berperan dalam proses sanksi administrasi. Saya tegaskan pelaksanaan koordinasi APIP dan APH dilakukan ditahapan penyelidikan atau sebelum dimulainya penyidikan, dimana belum adanya penetapan tersangka oleh APH," jelas Sri Wahyuningsih.

Penjabat Sekda Provinsi Sulsel, Tautoto Tanaranggina saat membuka Rakorwasda mengatakan, perjanjian kerjasama ini sangat penting dan strategis. Menurutnya, koordinasi pengawasan dengan tema APIP bekerja mencegah korupsi menjadi bagian penting dalam Pemerintahan Daerah. Peran APIP harus lebih optimal melakukan pengendalian secara internal dengan tetap bersinergi dengan APH.

Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler juga sangat mendukung perjanjian kerja sama APIP dan APH ini. Menurutnya, Mou ini akan menjadi rujukan untuk menilai sebuah pelanggaran apakah menyangkut pidana atau pelanggaran administrasi. (hms/ikp/kominfo)
Wabup Lutim Berharap Program PKH Mampu Mengurangi Beban Pengeluaran Keluarga Miskin

Diposkan oleh On 7/16/2018 01:07:00 PM with No comments


Malili, Batarapos, - Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan upaya Pemerintah memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin, adalah bantuan dana tunai bersyarat sebagai bagian dari upaya Pemerintah dalam penanggulangan Kemiskinan.

Program ini diharapkan dalam jangka pendek mampu membantu keluarga miskin mengurangi beban pengeluaran, dan dalam jangka panjang diharapkan mampu menciptakan perubahan perilaku peserta dalam mengakses layanan fasilitas kesehatan, fasilitas pendidikan dan kesejahteraan sosial sehingga menghasilkan generasi yang lebih sehat dan cerdas.

Demikian diungkapkan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bahri syam saat memberikan sambutan pada Rapat Teknis Program Peduli Keluarga Harapan (PEKA) untuk Keluarga Penerima Manfaat PKH melalui Corporate Social Responsibility (CSR) yang digelar oleh Dinas Sisial, P3A bersama KCP BPJS Ketenagakerjaan Malili, bertempat di Hotel I Lagaligo Kecamatan Malili, Senin (16/7/18).


Rapat teknis ini melibatkan BPJS Ketenagakerjaan, PT. Vale, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur serta seluruh stackholder terkait dalam upaya  merealisasikan Program Peduli keluarga Harapan (PEKA).

Lanjut Irwan, bahwa dalam penanganan penanggulangan kemiskinan, beberapa program yang menjadi fokus Pemerintah salah satunya adalah membangun dan menyempurnakan sistem perlindungan sosial bagi masyarakat miskin di Kabupaten Luwu Timur. Olehnya itu, melalui kesempatan ini, Pemerintah Daerah berinisiatif mengundang seluruh Stacholder baik dari Asosiasi atau perusahaan yang berkecimpung di Kabupaten Luwu Timur untuk ikut andil dan terlibat dalam program peduli keluarga harapan.

Adapun tujuannya untuk mensejahterakan dengan melindungi masyarakat Luwu Timur dari kemungkinan ketidakmampuan menghadapi guncangan sosial dan ekonomi. Dimana program teknisnya adalah melalui pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH).

Hingga saat ini, tambah Irwan, terdapat 8.300 masyarakat Luwu Timur yang terdaftar sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan PKH melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan.

Olehnya itu, Pemerintah Daerah Luwu Timur terus berupaya menggandeng seluruh Asosiasi/Perusahaan yang berinvestasi di Luwu Timur untuk merealisasikan PKH, serta senantiasa memonitor dan mengevaluasi keterlibatan Perusahaan terhadap upaya merealisasikan program PKH ini.

Ia berharap pada bulan Juli ini, seluruh rangkaian dan teknis program telah rampung, sehingga saat memasuki bulan Agustus tahun 2018, Program ini sudah mampu di launching oleh Pemerintah dan diimplementasikan bersama-sama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KCP BPJS ketenagakerjaan Malili, Abdul Rahman, Kepala Dinas Sosial dan P3A, Drs. Sukarti, Management PT. Vale Indonesia serta sejumlah pimpinan perusahaan. (hms/ikp/kominfo)
Warga Sukamaju Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Di Kebun Sawit

Diposkan oleh On 7/16/2018 10:04:00 AM with No comments


Sukamaju, Batarapos, - Penemuaan mayat di kebun kelapa sawit diketahui adalah Yunir (70) warga Desa Salulemo Kecamatan Sukamaju kabupaten Luwu Utara. Minggu (15/7/18).

Dari pantauan media bahwa korban meninggal akibat serangan Stroke, Kanit Reskrim Polsek Sukamaju Bripka Alexander mengatakan bahwa korban ditemukan oleh warga yang hendak ke kebun sawit.

“Saat ditemukan oleh nenek Tassa, korban dalam kondisi berbaring menggunakan jaket berwarna hitam garis merah, parang masih terselip dipinggang memakai jam tangan dan sepatu kebun. " Jelasnya.

“Hasil penemuan nenek Tassa langsung dilaporkan ke warga setempat sehingga pihak kepolisian Polsek Sukamaju bersama tim medis Puskesmas Sukamaju datang untuk mengidentifikasi korban. "Kata Bripka Alexander.


Kapolsek Sukamaju IPTU Alimin Pammu mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban, korban meninggal akibat serangan stroke.

“Setelah dilakukan identifikasi oleh pihaknya bersama tim medis Puskesmas Sukamaju, keluarga korban meminta untuk langsung dibawa pulang untuk segera dimakamkan. "Terang Kapolsek Sukamaju. (Drs)
Husler Lantik Pengurus PMI Kecamatan dan Forum Pembina PMR Se-Kabupaten Luwu Timur

Diposkan oleh On 7/16/2018 09:56:00 AM with No comments


Malili, Batarapos, - Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler secara Resmi melantik Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan dan Forum Pembina Palang Merah Remaja (PMR) se-Kabupaten Luwu Timur masa bakti 2018-2023, Minggu (15/7/18) di Hotel I Lagaligo Kecamatan Malili.

Pelantikan dan pengambilan Sumpah Pengurus ini juga dirangkaikan dengan Musyawarah Kerja Kabupaten (MUKERKAB) II Palang merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu Timur.


Drs. H. Sarkawi A. Hamid selaku ketua Pelaksana kegiatan melaporkan bahwa, kegiatan ini didasari atas 
Surat Keputusan Pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Luwu Timur No : 095/Kep/5.5.24/VII/2018 tentang Penetapan Pengurus Kecamatan PMI, serta  Surat Keputusan Pengurus Palang Merah Indonesia Kabupaten Luwu Timur No :110/Kep/5.5.24/VII/2018 tentang Penetapan Pengurus Forum Komunikasi Pembina PMR Luwu Timur.

Kegiatan ini diawali dengan upaya pembentukan Pengurus Kecamatan se-Kabupaten Luwu Timur dengan senantiasa berkoordinasi Pemerintah Kecamatan.

"Sebanyak 99 pengurus PMI Kecamatan yang dilantik terdiri dari 11 Kecamatan, masing-masing 9 Pengurus Kecamatan serta untuk Pengurus Forum Pembina PMR sebanyak 20 Pengurus," tambah Sarkawi.

Sementara Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, yang juga Selaku Ketua PMI Kabupaten Luwu Timur dalam sambutanya mengucapkan selamat atas pelantikan Pengurus PMI Kecamatan Dan Forum Pembina PMR se-Kabupaten Luwu Timur.


“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh pengurus yang baru saja diambil sumpahnya, karena dengan kerelaan hatinya mau menjadi bagian dari kami pengurus PMI. Mari bersama-sama berjuang dan beribadah melalui organisasi PMI,” kata Husler.

"Dengan terbentuknya pengurus PMI sampai pada tingkat Kecamatan, itu menandakan wujud nyata dari PMI Kabupaten Luwu Timur yang senantiasa menunjukkan eksistensi dan kesediaan keberadaannya ditengah-tengah masyarakat," tambahnya.

Dengan pelantikan itu, menurut Husler, akan menjadi semangat baru untuk membesarkan PMI dengan memberi pelayanan kemanusiaan kepada masyarakat, ia menuturkan kepada para pengurus baru agar nantinya dapat menunjukkan eksistensinya dalam membantu tugas-tugas kemanusiaan ditengah-tengah masyarakat di wilayahnya masing-masing, agar PMI senantiasa hadir dan berada ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan.


“Sebagai pengurus PMI, tentu kita sadar dan tidak akan bertanya apa yang bisa diberikan PMI untuk kita, tetapi seberapa banyak tenaga pikiran bahkan harta kita untuk kita korbankan untuk kemanusiaan. Dan semoga itu menjadi catatan ibadah kita,” lanjut Husler.

Ia lanjut menyampaikan bahwa PMI adalah organisasi kemanusiaan yang bersifat universal, mempunyai peran yang sangat penting dalam melakukan pertolongan dibidang kemanusiaan. Untuk itu, Bupati Husler berharap para pengurus PMI yang baru saja dilantik harus memiliki kepekaan dan kepedulian sosial, PMI, harus bersama elemen lainnya hendaknya senantiasa menggalang potensi masyarakat dengan melakukan aksi untuk menghadapi tugas-tugas kemanusiaan yang setiap saat dapat terjadi.

“Ingat PMI, berarti ingat memberi dan mengulurkan. Langkah Bapak/Ibu masuk PMI yang bagus, karena mempunyai tugas mulia, meringankan yang membutuhkan, membantu yang memerlukan sehingga akan dicatat sebagai ibadah,” kata Bupati.


Sebelumnya Bupati Luwu Timur juga menyempatkan  menanyakan kesanggupan, dan ditandai dengan penyematan PIN kepada perwakilan pengurus. Sebelum menjalankan tugas sebagai pengurus, mereka mengikuti orientasi tentang PMI meliputi visi misi, dan tugas-tugas pokok PMI.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekertaris Umum Pengurus PMI Prov. Sulsel, Drs. H. Lutfhi Kadir, Ketua Harian PMI Luwu Timur, Drs. Sukarti, sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Luwu Timur, sejumlah Camat dan Pengrus PMI kabupaten Luwu Timur. (hms/ikp/kominfo)
Pemuda Luwu Timur Pamer Karya di Marasa Camp

Diposkan oleh On 7/16/2018 09:15:00 AM with No comments


Nuha, Batarapos, - Para pemuda dari berbagai kalangan baik dari pelajar, mahasiswa, dan komunitas mengikuti event yang bertajuk Marasa Camp. Kegiatan yang di pusatkan di Lapangan Pantai Ide Sorowako ini dibuka langsung Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler, Sabtu (14/7/18) malam.

Kegiatan Marasa Camp itu dikemas dengan suasana perkemahan yang di isi berbagai kegiatan seni, seperti pameran lukisan, kerajinan kayu, pertunjukan teater, atraksi band hingga kegiatan bakti sosial yang akan berlangsung selama dua hari, Sabtu - Minggu, 14 hingga 15 Juli 2018.


Dalam sambutannya, Husler menyampaikan apresiasinya atas berbagai karya yang dipamerkan para pemuda di ajang Marasa Camp ini. Menurutnya, karya yang dipamerkan itu punya daya tarik dan bisa memberikan nilai tambah ekonomis jika dikelola secara serius.

Ia juga kagum dengan semangat dan kreatifitas pemuda untuk melaksanakan acara ini dengan baik. Orang nomor satu di Luwu Timur ini berharap agar kebersamaan dan kekompakan tetap terjaga selama berlangsungnya event ini.


"Pemerintah Daerah sangat mendukung aktivitas positif pemuda, apalagi event seperti ini bisa juga meningkatkan kunjungan wisatawan karena pelaksanaannya di area objek wisata," tambahnya.

Ketua Panitia Marasa Camp, Abdul Khalik, menyampaikan terima kasihnya atas dukungan Pemerintah Daerah sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.


"Terima kasih atas dukungan semua pihak, terutama Pemerintah Daerah yang telah mendukung kegiatan ini," tutupnya. (hms/ikp/kominfo)
Polres Luwu Utara Raih Penghargaan Terbaik Tahun 2018

Diposkan oleh On 7/14/2018 09:40:00 AM with No comments


Makassar, Batarapos, - Polres Luwu Utara mendapat Piagam Penghargaan Kinerja Pelaksanaan Anggaran Terbaik Satker Lingkup Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPd) Provinsi Sulawesi Selatan. 

Piagam Penghargaan tersebut diterima oleh Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola saat menghadiri Rakorda Anggaran Semester I Tahun Anggaran 2018 Tingkat Kanwil DJPBN Provinsi Sulawesi, Jumat 13 Juli 2018. 

Hal tersebut diungkap oleh AKBP Boy FS Samola saat dihubungi awak media  melalui aplikasi Whatsapp. 

"Iya benar, Polres Luwu Utara meraih peringkat Ketiga untuk kategori Pagu Kecil," tulis Boy. 


Kapolres juga menjelaskan bahwa bahwa ada tiga kategori yang menjadi penilaian. Masing-masing kategori Pagu Besar, Pagu Sedang dan Pagu Kecil. "Jelasnya kepada Media ini.

Untuk Pagu Kecil peringkat pertama diraih oleh Kantor Pelayanan Pajak Madya Makassar. Dan peringkat kedua direbut oleh Polres Luwu Timur. 

"Saya ucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan pada Polres Luwu Utara. Semoga menjadi pemicu bagi kami untuk tetap semangat dalam bekerja melayani masyarakat," Terang Kapolres. (Drs)
Wakili Sulsel, BKB Ibunda Kec. Nuha Raih Juara I BKB Terbaik Tingkat Nasional

Diposkan oleh On 7/14/2018 08:35:00 AM with No comments


Manado, Batarapos, - Menjadi sebuah kebanggaan bagi masyarakat Luwu Timur utamanya Kecamatan Nuha, pada pagelaran Jambore Keluarga Indonesia (JKI) yang diselenggarakan BKKBN RI dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke XXV, BKB Ibunda Kecamatan Nuha meraih Juara I Bina Keluarga Balita (BKB) Terbaik Tingkat Nasional Tahun 2018. Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Plt. Kepala BKKBN dr. Sigit Priyo Utomo kepada Ketua BKB Ibunda Erlina Yuliarti di Hotel Sultan Raja, Manado, Kamis (5/7/18).

BKB Ibunda Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur dinyatakan sebagai Juara I setelah pada pertengahan bulan Mei lalu dinyatakan masuk 5 besar atau masuk nominasi yang kemudian dinilai dan diverifikasi langsung oleh tim penilai tingkat nasional pada 2 Juni 2018.


“Gelaran pertama JKI dalam rangka HARGANAS di Provinsi Sulawesi Utara merupakan pertama kali, kami memberikan apresiasi/penghargaan kepada pengelola Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), melalui lomba-lomba,” ungkap Plt Kepala BKKBN Sigit Priyohutomo.

Tak mudah bagi BKB HI Ibunda yang mewakili Provinsi Sulawesi Selatan untuk meraih juara 1. BKB HI Ibunda harus mengungguli BKB HI Ceria Provinsi Riau sebagai juara 2, BKB HI Permata Hati DDI Yokyakarta sebagai juara 3, BKB HI Kuswatun Hasanah Provinsi Jambi sebagai juara 4, dan BKB HI Gatra Kencana 23 Provinsi Kalimantan Timur sebagai juara 5.

Patut dibanggakan, karena sebagai daerah yang berada diujung Provinsi Sulawesi Selatan BKB Ibunda dari Luwu Timur mampu tampil ke tingkat nasional dan meraih juara 1.

"Tentu ini sangat membanggakan dan harus disyukuri karena kita mampu meraih predikat ini," ujar Erlina Yuliarti yang juga Ketua Ikatan Keluarga Vale Indonesia.


Ditemui terpisah, Bupati Luwu Timur HM. Thorig Husler mengapresiasi capaian yang diraih oleh BKB HI Ibunda Kecamatan Nuha. Disamping kesibukannya mengurus keluarga, ternyata mampu mengharumkan nama Sulawesi Selatan utamanya Kabupaten Luwu Timur ditingkat nasional.

"Capaian sangat luar biasa yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Pemerintah Daerah melalui dinas terkait akan mendukung dalam peningkatan kapasita SDM setiap keluarga," pungkas Husler.



Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Rapiuddin Thahir, memberi respon positif atas pencapaian ini dan berharap kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan BKB Ibunda juga dapat diterapkan Desa dan Kecamatan lain.

"Saya berharap kepada kelompok BKB Ibunda dapat menularkan program-program nya kepada kelompok BKB yang lain,” harap Rapiuddin. (ikp/kominfo)
Hulser : Komoditas Holtikultura Potensi Pendapatan Ekonomi Baru

Diposkan oleh On 7/13/2018 07:48:00 PM with No comments


Tomoni, batarapos, - Komoditas Tanaman Holtikultura sangat berpotensi untuk dikembangkan di Kabupaten Luwu Timur. Apalagi karasteristik alam di wilayah ini juga sangat mendukung. Bahkan jika di kelola secara serius, komoditas holtikultura ini bisa menjadi sumber pendapatan ekonomi baru di masyarakat.

Demikian dikatakan Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler saat menutup secara resmi Diklat Pola Pengembangan Tanaman Holtikultura yang diikuti sebanyak 30 penyuluh pertanian yang dipusatkan di Aula Hotel Sikumbang Kecamatan Tomoni, Jumat (13/7/18) sore.

Menurut Husler, Pemerintah Pusat saat ini juga terus meningkatkan ekspor tanaman komoditas holtikultura. Husler mencontohkan, berdasarkan data BPS Pusat tahun 2017, komoditas hortikultura yang di ekspor naik tajam, yakni bawang merah mencapai 7.750 ton atau naik 953,5% dibanding 2016 yang hanya 736 ton.

"Itu artinya, prospek tanaman holtikultura kedepan sangat potensial. Oleh karena itu, saya minta penyuluh pertanian tularkan ilmu yang didapatkan saat pelatihan ini kepada petani kita," ungkapnya.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengatakan bahwa, dirinya juga dulunya seorang mantan penyuluh pertanian di wilayah Papua. "Hampir setiap harinya saya berada di sawah mendampingi petani, memberikan bimbingan dan edukasi," tambahnya.

Mewakili Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Gowa, Ferial SP. menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terhadap pengembangan tanaman holtikultura. Menurutnya, dengan karasteristik alam yang mendukung, Luwu Timur sangat potensial untuk pengembangan tanaman holtikultura.

Kasubid Diklat Teknis BKPSDM Luwu Timur, Ahyar Haeruddin mengatakan, Diklat ini diikuti 30 penyuluh pertanian. Selain materi dikelas, juga diberikan praktek lapangan tanaman hidroponik.

Diklat ini, kata Ahyar, berlangsung selama lima hari dari tanggal 09-13 Juli 2018 yang dikerjasamakan dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku Gowa. (hms/ikp/kominfo)

Kapolda Sulsel Hadiri Upacara Alih Kodal Di Maros

Diposkan oleh On 7/13/2018 02:42:00 PM with No comments


Maros, Batarapos, - Kapolda Sulsel Irjen Pol Drs Umar Septono menghadiri langsung Upacara yang bertempat di Lapangan Brigif PR 3/3  Kostrad Kariango Kabupaten Maros pada pukul 10.00 Wita, Kamis (12/7/18) Pagi.

Dalam kegiatan tersebut, tampak orang nomor satu di Polda Sulsel itu di dampingi langsung oleh Dansat Brimob Polda Sulsel beserta Kapolres Maros.


Upacara tersebut adalah dalam rangka Upacara Alih Kodal Brigif 20/IJK Dam XVII/Cendrawasih, Yonarmed 6/105/TRK/TMR dan Yonarhanud 16/SBC Dam XIV/Hasanuddin Ke Kostrad.


Upacara ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono, yang dimana Upacara tersebut diikuti oleh Anggota TNI Tiga Matra beserta Satuan Brimob Polda Sulsel. (Drs)
Pimpinan Cabang Bank Bukopin Kunjungi Mapolda Sulsel

Diposkan oleh On 7/13/2018 02:34:00 PM with No comments


Makassar, Batarapos, - Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Risyapudin Nursin menerima langsung kunjungan dari Panitia Pelaksana Event Bukopin Makassar Marathon 2018 yang bertempat di Ruang Tamu Pimpinan Lt II Mapolda Sulsel, pada pukul 08.00 Wita, Jum’at (13/7/18) Pagi.

Dalam kegiatan tersebut, Tampak orang nomor dua di Polda Sulsel di dampingi langsung oleh Karo Ops Polda Sulsel, Direktur Intel Polda Sulsel, Kabid Humas Polda Sulsel, Kapolrestabes Makassar beserta Wadir Dit Lantas Polda Sulsel

Tujuan dari kunjungan Pimpinan Cabang Bank Bukopin ke Mapolda Sulsel tidak lain untuk bersilaturahmi sekaligus membahas tentang rencana pelaksanaan kegiatan lari marathon yang akan diadakan oleh bank bukopin pada tanggal 15 Juli 2018 yang akan digelar di wilayah Hukum Polrestabes Makassar.

Dalam hal ini, Sosok nomor dua di Polda Sulsel ini menyambut hangat kedatangannya dan menyetujui sekaligus mendukung kegiatan Marathon yang akan digelar pada hari Minggu. (Drs)
Pelepasan Jemaah Haji Polda Dipimpin Wakapolda Sulsel

Diposkan oleh On 7/13/2018 02:30:00 PM with No comments


Makassar, Batarapos, - Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Risyapudin Nursin memimpin langsung pelepasan Jamaah Haji yang bertempat di Masjid Syuhada 45 Mapolda Sulsel, Kamis (12/7/18).

Dalam kegiatan tersebut tampak di hadiri pula oleh Karo Sarpras Polda Sulsel, Direktur Sabhara Polda Sulsel beserta Kabid Keu Polda Sulsel.

Kegiatan tersebut di rangkaikan dengan Manasik Haji Singkat yang dirangkaikan dengan pelepasan Calon Jamaah Haji Tahun 2018.


Tahun ini, Jamaah Haji Polda Sulsel berjumlah 56 orang, diantaranya tujuh orang PNS Polda Sulsel beserta 49 Personil Polri Polda Sulsel, Keberangkatan Haji tahun ini dipimpin langsung oleh Uztadz Amirullah Amri.

Dalam arahannya jendral berbintang satu itu menungkapkan ucapan selamat kepada personil Polda Sulsel yang tahun ini berkesempatan bisa menunaikan haji.

“Hati-hati pada saat melaksanakan ibadah haji, semoga menjadi haji yang mabrur dan semoga kembali dengan selamat ke tanah air” Ujarnya. (Drs)
Apresiasi Masyarakat Mahalona Terhadap Ahyar

Diposkan oleh On 7/13/2018 02:15:00 PM with No comments


Towuti, Batarapos, - Kepiawaiannya menjadi seorang pemimpin Desa dan kemampuannya dalam menjalankan roda Pemerintahan Desa, membuat pria ramah dan santun ini patut mendapat apresiasi dan layak disebut sebagai pemimpin teladan, adalah Muhammad Ahyar Sos, Kepala Desa Mahalona, Kecamatan Towuti.

Ahyar mengaku, jabatan Kades yang dimilikinya saat ini adalah merupakan amanah dan tanggung jawab baginya yang diberikan masyarakat kepadanya khususnya masyarakat Desa Mahalona. Untuk itu, dengan menjabat sebagai Kades tujuan hidupnya tak lain adalah untuk mengabdikan diri kepada masyarakat di Desanya dengan tulus dan ikhlas.

“Jabatan ini amanah dari masyarakat. Dan apa yang saya lakukan adalah melayani masyarakat, ibaratnya hidup saya saat ini sudah menjadi milik masyarakat," ujar Ahyar, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/7/18) kemarin.

Ia juga mengatakan, salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat desanya adalah dengan mengupayakan program-program pembangunan dan memaksimalkan layanan yang dapat mendorong perkembangan perekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat setempat. Seperti program pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat.

“Kami harapkan program-program pembangunan yang sudah kami laksanakan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan tentunya, pembangunan kami utamakan di ambil dari usulan warga yang terbilang skala prioritas," ujarnya.

Selain itu ia juga menerangkan, pemanfaatan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang diperoleh dari penyerapan anggaran APBN maupun APBD memang luar biasa bagi kehidupan masyarakat Desanya. Sebab dengan anggaran bantuan tersebut kebutuhan utama masyarakat dapat diwujudkan.

"Kalau infrastruktur serta sarana dan prasarana desa sudah baik, maka DD dan ADD dapat digunakan untuk membangun fasilitas umum lainnya yang bermanfaat bagi masyarakat, agar masyarakat lebih sejahterah," pungkasnya.

Laporan : Idul
Editor : Astri
Warga Wotu-Burau Masih Inginkan Sarkawi Maju di DPRD Luwu Timur

Diposkan oleh On 7/13/2018 01:52:00 PM with No comments


Burau, Batarapos, - Dinilai berhasil memperjuangkan Program dan Aspirasi Masyarakat, sejumlah masyarakat khususnya Masyarakat Wotu-Burau masih berharap Sarkawi tetap melanjutkan pengabdiannya sebagai anggota DPRD di wilayah Pemilihan Kecamatan Wotu-Burau kabupaten Luwu Timur.

Menurut beberapa warga yang ditemui di tempat terpisah oleh awak media batara Pos, bahwa sosok Sarkawi Hamid dinilai berhasil membawa perubahan, dan Sarkawi hamid juga dikenal sebagai salah satu sosok yang betul memahami kondisi dan karakteristik kebutuhan warga di wilayah yang diwakilinya sehingga tidak sulit baginya untuk menyampaikan argumentasi di tingkat kabupaten maupun forum lainnya dengan bekal pengalaman yang dimiliki sebagai anggota DPRD selama 4 Periode.

Salah satunya, Nasrullah juga dikenal seorang tokoh pemuda di Desa Burau, mengatakan Sarkawi layak kita perjuangkan duduk di Kursi DPRD, pasalnya keberpihakan dan kepeduliannya terhadap masyarakat beliau pasti hadir ditengah-tengah masyarakat baik itu acara kedukaan atau pun pesta apa lagi di forum-forum resmi seperti reses APBD dan reses perseorangan pasti senantiasa aktif, tak luput dari sapaan dan senyuman beliau juga sangat berkesan bagi masyarakat, sebenarnya sosok wakil rakyat yang beginilah yang kami butuhkan, tidak perlu harus memberikan uang secara perseorangan,cukup aspirasi kami sebagai masyarakat di dengar dan diperjuangkan, maka dari itu ayahanda Sarkawi Hamid tidak perlu diragukan lagi,”terang Nasrullah.

Ungkapan yang sama juga di lontarkan oleh warga kolompok tani Desa Kalaena Kecamatan Wotu, Rahman mengatakan ,harapan kami selaku warga Kalaena berharap kepada Sarkawi, agar beliau tidak perlu ke Provinsi dulu, karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan beliau di Kabupaten.

Pandangan yang sama juga dikemukakan oleh tokoh masyarakat Wotu Mansyur Dada di Desa Kalaena, “sosok Sarkawi sebagai wakil rakyat, beliau selama iya terpilih, tidak pernah putus silaturrahminya, bahkan tiap diundang sepanjang beliau berada di wilayah Lutim pastilah menyempatkan waktunya untuk hadir, berbicara program, beliau sudah banyak memperjuangkan di wilayah kami, maka dari itu kami warga Wotu Khususunya Desa Kalaena merasa bangga punya sosok wakil rakyat seperti Sarkawi, muda-mudahan beliau diberikan kesehatan dan kekuatan untuk maju di pemilihan anggota DPRD Kabuapten Luwu timur. Insyah Allah kami sebagian besar warga Kalaena Wotu akan memperjuangkan Sarkawi,” ungkapnya.

Kehadiran Sarkawi sebagai wakil rakyat memang sangat dirasakan manfaatnya oleh warga Wotu-Burau. Kader Partai Gerindra ini dianggap sosok yang sangat pluralistic dan tidak membeda-bedakan agama atau pun suku apa lagi membeda-bedakan dalam memperjuangkan masyarakat.

Salah satu contoh yang dikemukakan salah satu kelompok tani dari masyarakat Bali, I Wayan Jastra. Sejak beberapa periode, I Wayan Jastra memperjuangkan Sarkawi. Menurut I Wayan Jastra bahwa “kepribadian Beliau sangat bijak dan toleran serta tidak pernah membeda-bedakan orang, kami sebagai kelompok Tani di Desa Lanosi Bone Pute sangat membutuhkan figur seperti beliau. Beliau sangat peduli dengan kami para kelompok tani disini. Pak Aji yang biasa mereka sapa sangat tanggap dan cepat merespon bila ada kebutuhan para kelompok tani sehingga kami merasa sangat butuh figur seperti yang dimiliki Beliau,” katanya.

Pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 mendatang adalah tempat pertarungan bagi beberapa figur, seperti yang diketahui bahwa saat ini pendaftaran calon anggota legislatif baik itu Pusat, Provinsi dan Kota/Kabupaten telah dimulai dan akan berakhir pada tanggal 17 Juli 2018. Beberapa figur baru maupun lama telah bermunculan untuk mensosialisasikan diri di tengah-tengah masyarakat untuk dapil Luwu Timur 2 meliputi kec.Wotu-Burau yang diperkirakan akan bertarung para incumbent sebelumnya seperti Sukman Sadike, Badawi Alwi, Syahruddin, Irmanto dan Juddin Sira, sementara pendatang baru yang diperkirakan maju dan telah bersosialisasi seperti Masrul Suara, Drs.Guris, Ferri Jufri dan Nahris.

Laporan : Idul
Editor : Astri
Tingkatkan Nilai SAKIP, Kemenpan RB Bekali OPD Luwu Timur

Diposkan oleh On 7/13/2018 09:04:00 AM with No comments


Jakarta, Batarapos, - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya meningkatkan capaian sistem akuntabilitas kinerja Pemerintah Daerah (SAKIP). Hal tersebut di tindak lanjuti dengan melakukan kerjasama dengan Kementerian PANRB untuk memberikan bimbingan sehingga capaian SAKIP Pemkab Luwu Timur bisa lebih baik dari sebelumnya.

Pembekalan SAKIP ini dibuka langsung Bupati Luwu Timur, HM. Thorig Husler didampingi Sekda Luwu Timur, Bahri Suli. Acara pembekalan dipusatkan di Blue Sky Hotel Jakarta yang diikuti seluruh OPD dengan narasumber dari Kemenpan RB yakni Ronald Andrea Anas selaku Asisten Deputi Perumusan Kebijakan RB, Hatni selaku Kabid Penyiapan perumusan kebijakan RB dan Najamuddin Mointang selaku Kabid perumusan kebijakan pengawasan.


"Saya sangat berharap melalui pembinaan SAKIP ini, seluruh OPD bisa memanfaatkan untuk melakukan perbaikan di instansinya masing-masing sehingga capaian SAKIP Pemkab Luwu Timur bisa lebih baik," kata Husler, Kamis (12/7/18).

Menurutnya, SAKIP merupakan instrumen bagi proses pemenuhanan kewajiban para penyelenggara Pemerintahan dalam konteks mempertanggungjawabkan keberhasilan maupun kegagalan organisasi.

Kepala Bagian Organisasi Setdakab Luwu Timur, AR. Salim mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi Kemenpan RB terhadap akuntabilitas kinerja Pemerintah Daerah, tahun 2017 Luwu Timur masih berada diposisi 55,86 atau predikat CC. Masih lebih baik dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 44,04 dengan predikat C.

Menurutnya, ada beberapa kelemahan sehingga nilai LAKIP Pemkab Luwu Timur hanya meraih nilai CC, salah satunya disebabkan masih adanya program dan kegiatan yang belum sesuai dengan  RPJMD sampai pada Renstra SKPD.


Lanjut Salim, dari 12 OPD yang di berikan pembekalan sebelumnya, akuntabilitas Pemerintah Daerah berada diposisi CC atau mengalami peningkatan sebesar 11 poin dari sebelumnya yang hanya meraih nilai C.

"Makanya pembekalan SAKIP ini dimaksudkan untuk meningkatkan capaian nilai laporan akuntabilitas kita dengan membekali langsung OPD agar nilai atau predikat yang diharapkan yakni nilai A bisa dicapai," katanya.

SAKIP, kata Salim, bukan hanya sebuah laporan tetapi lebih kepada sistem mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasinya. Kalau ini berjalan, maka bukan tidak mungkin harapan untuk meraih nilai A bisa diwujudkan. (hms/ikp/kominfo)
TPK Dan BPD Desa Takkalala Diperiksa Unit Tipikor Polres Luwu Utara.

Diposkan oleh On 7/12/2018 06:19:00 PM with No comments



Masamba. Batarapos -- Unit Tindak Pidana Korupsi Polres (Tipikor) Luwu Utara melakukan pemeriksaan terhadap anggota Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terkait  Dana Desa takkalala Kecamatan malangke kabupaten Luwu Utara, Rabu (11/7/2018)

Pemeriksaan, terhadap kedua aparat desa yakni TPK dan BPD desa takkalala, Alimuddin bersama M. Addas pada kasus dugaan penyalagunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) Tahun Anggaran 2016 dan 2017.

Dalam kasus dugaan penyalagunaan dana desa takkalala, Alimuddin dan M. Addas hingga kemari Rabu 11 Juli 2018 masih dilakukan pemeriksaan oleh pihak penyidik tipikor polres Luwu Utara.

Kasat reskrim IPTU H. Samsul Rijal melalui kanit tipikor IPDA Abdul Latief mengatakan bahwa kedua aparat desa takkalala yang kita periksa, dengan sejumlah kegiatan penggunaan dana desa, diantaranya pembentukan jalan tani, pembangunan jembatan mini dan plat duicker, "Kata Abdul Latief

Pada pembuatan RAB kita selaku anggota TPK tidak dilibatkan oleh Kepala desa takkalala. "Ucapnya.

Dari pengakuan TPK dihadapan penyidik mengakui bahwa suami kepala desa takkalala yang mengerjakan jalan tani sebanyak tiga ruas yakni, jalan tani dusun takkalala, dusun rampoang dan dusun pamombong satu ruas. " Kata Alimuddin.

Dan bukan cuman itu BPD desa M. Adda juga mendapat pekerjaan dari TPK atas arahan dan persetujuan kepala desa, sebanyak 17 item pekerjaan yang ada di desa takkalala, ia juga mengakui bahwa mendapat pekerjaan satu plat duicker yang berada di desa takkalala, " Terang Alimuddin. (Drs)